Geger Penangkapan Pencuri Celana Dalam Bermobil Melibatkan 2 Polres


Blora - Ketahuan mencuri celana dalam seharga Rp 39 ribu di minimarket di kawasan Kunduran, Blora, Jateng, seorang pria melarikan diri menggunakan mobilnya. Terlalu kencang mengemudi karena dikejar polisi, mobil pelaku terguling di area persawahan.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (18/9). Harianto (51) warga kota Semarang mengalami banyak kerugian dan dikejar dua petugas kepolisian Polsek Kunduran, Blora dan Polsek Panunggalan, Grobogan dan berakhir kecelakaan.

Kasat Reskrim Polres Blora AKP Setiyanto mengatakan, kesehariannya pelaku bekerja sebagai sales. "Pelaku sehari-harinya sering keliling-keliling. Karena tidak ada ganti dan mungkin merasa risih juga kebetulan barang yang diambil gampang dicuri," kata Setiyanto.

Setiyanto menjelaskan, untuk mengelabui penjaga minimarket, Harianto membuka boks kemasan dan menyimpan celana dalam curiannya di dalam saku. Polisi juga memastikan pelaku beraksi dalam kondisi sadar atau tidak dalam pengaruh minuman keras.

Saat diinterogasi polisi, Harianto mengaku aksinya dilakukan di empat tempat berbeda, pada Rabu (16/9), dia beraksi di minimarket di daerah Jiken, Jepon dan Blora Kota. Sedangkan pada Kamis (17/9) aksinya dilakukan di minimarket desa Jagong, Kecamatan Kunduran, Blora dan ketahuan oleh karyawan.

Karyawan yang curiga dengan gerak gerik Harianto kemudian mendatanginya yang masih berada di halaman parkiran. Harianto kemudian melarikan diri mengemudi mobil Brio berwarna putih bernopol Halaman 9032 AW menuju arah Kabupaten Grobogan.

Peristiwa itu, oleh karyawan langsung dilaporkan ke Polsek Kunduruan. Jam 13.00 WIB anggota Polsek Kunduran mendatangi TKP, usai menerima ciri-ciri pelaku mereka langsung meminta backup Polsek Wirosari dan Polsek Panunggalan, Polres Grobogan.

Sekitar pukul 15.00 WIB pelaku sadar terjadi penyekatan di depan kantor Polsek Panunggalan, dia lantas berputar arah mencari jalan alternatif dengan memasuki jalan perkampungan.

Karena medan jalan yang kurang bagus dan ada perbaikan jalan, pelaku tetap melaju kencang mengemudi mobilnya. Akibatnya ban belakang sebelah kiri pecah, yang menyakitkan mobil oleng dan terguling masuk ke persawahan milik warga.

Polisi kemudian mengamankan pelaku, yang masih berada didalam mobil dan membawa ke Polsek Panunggalan. Tak lama setelah itu dia dibawa ke Polsek Kunduran, Blora dan diserahterimakan ke unit Reskrim Polres Blora.

Dari peristiwa itu polisi berhasil mengamankan barang bukti di antaranya satu unit mobil Honda Brio, tiga ponsel dan lima potong celana dalam curian. "Atas perbuatannya tersebut terduga pelaku dijerat pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 5 tahun penjara," kata Setiyanto.

Saat dihadirkan dalam jumpa pers di Polres Blora, Harianto mengaku menyesali perbuatannya.

"Saya menyesali perbuatan mengutil celana dalam itu. Celana dalam itu saya ambil untuk kepentingan pribadi, untuk saya gunakan sendiri," ujar Harianto kepada wartawan di Polres Blora, Jumat (18/9).

Harianto bercerita celana dalam yang diambilnya itu berukuran XXL, berwarna putih dan harganya Rp 39 ribu. Celana dalam itu diambil dengan cara dikeluarkan dari boks kemasannya.

Sumber : detik.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel