Ini Motif Suami Tusuk Istri dan Coba Bunuh Diri di Jombang


Jombang - Motif suami tusuk istri di Jombang menggunakan pisau dapur hingga dua kali, dipicu persoalan asmara. Selain itu tersangka kasus KDRT ini dipicu persoalan ekonomi.

"Motifnya yang pertama masalah ekonomi, memang orang tak punya, (Sutriman) hanya buruh tani," kata Kapolsek Kesamben Iptu Slamet Hariyana saat dikonfirmasi wartawan, Senin (21/9/2020).

Selain itu, lanjut Slamet, Sutriman menganiaya istrinya karena cemburu buta. Padahal, istrinya tidak mempunyai pria idaman lain (PIL).

"Yang kedua dia sama istrinya kurang serasi, istrinya suka manas-manasi sehingga pelaku cemburu, tapi ga ada yang dicemburi," terangnya.

Sutriman menusuk istrinya, Sugiati (45) di rumah mereka Dusun Kandangsapi, Desa Kedungbetik, Kecamatan Kesamben, Jombang pada Minggu (13/9) sekitar pukul 12.30 WIB. Saat itu, korban sedang menonton TV di dalam rumah.

"Tidak pakai cek cok, spontanitas," tandas Slamet.

Tersangka menusuk istrinya menggunakan pisau dapur. Akibatnya, Sugiati menderita dua luka tusuk di perut, serta luka gores di jari kelingking.

Sutriman lantas mencoba mengakhiri hidupnya dengan menusukkan pisau dapur yang sama ke perutnya. Seketika Sutriman tidak sadarkan diri dengan kondisi pisau dapur masih menancap di perutnya.

Akibat perbuatannya, Sutriman kini ditahan di Rutan Polres Jombang. Dia disangka dengan pasal 44 ayat (1) UU RI nomor 23 tahun 2004 tentang Penghapusan KDRT. Hukuman maksimal 5 tahun penjara sudah menantinya.

Sumber : detik.com

Polisi memeriksakan ulang kejiwaan Sutriman. Pemeriksaan awal oleh dokter, bapak dua anak itu dinyatakan mengidap gangguan jiwa. Bukan tidak mungkin dia lolos dari jerat hukum jika dinyatakan tak waras.


Sumber : detik.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel