Culik dan Cabuli Anak Berkebutuhan Khusus, Pelaku Mengaku Berniat Menikahi


Kepolisian telah berhasil menangkap pria penjual bakso yang melakukan penculikan dan pencabulan terhadap anak.

Motif penculikan anak berkebutuhan khusus, A (16), yang dilakukan pria berinisial PBA (39) itupun terungkap.

Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus, PBA yang kini berstatus tersangka berniat untuk menikahi korban.

"Motifnya ini tersangka memang suka dengan korban dan ada niatan untuk menikahi. Tersangka ini duda, sudah pernah menikah," kata Yusri saat merilis kasus ini di Polda Metro Jaya, Senin (5/10/2020).

Sebelum aksi penculikan terjadi, lanjut Yusri, tersangka dan korban sudah saling mengenal.

PBA dan A diketahui kerap bertemu di sekitar Danau Sunter, Jakarta Utara.

"Korban memang kenal cukup lama dengan tersangka sekitar sebulan, sering lalu lalang di sekitar Danau Sunter," ujar Yusri.

Diberitakan sebelumnya, anak berkebutuhan khusus berinisial A (16) diculik seorang pedagang bakso, PBA (39), di Jalan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, 8 September 2020.

Sebelum diculik, korban sempat diiming-imingi bakal mendapatkan pekerjaan oleh pelaku.

"Tersangka mengiming-imingi akan memberikan pekerjaan kepada korban menjadi seorang pembantu," kata Yusri.

Tak hanya itu, lanjut Yusri, tersangka juga memberikan sejumlah uang kepada korban agar mau ikut dengannya.

"Setelah itu korban diberi uang Rp 50 ribu untuk ikut dengan tersangka ke tempat kos-kosan di di daerah Sunter," ujar dia.

Dalam kasus ini, tersangka PBA mengakui sudah berkali-kali mencabuli korban.

"Selama kurang lebih dua hari di tempat kos, tersangka mengakui sudah menyetubuhi korban sebanyak tiga kali," ungkap Yusri.

Setelah dua hari disekap di rumah kos, PBA memboyong korban ke Boyolali, Jawa Timur.

Di sana, keduanya menginap selama satu pekan di sebuah rumah kos di sekitaran Terminal Boyolali.

"Di Boyolali sempat dilakukan pencabulan sebanyak tiga kali," jelas Yusri.

Sepekan di Boyolali, tersangka kemudian membawa korban ke Jombang, Jawa Timur.

PBA kembali menyewa rumah kost di Jombang selama dua pekan.

"Jadi total 14 kali tersangka melakukan pencabulan terhadap korban," ujar Yusri.

Pelarian tersangka berakhir di Jombang setelah ditangkap polisi dari Polda Metro Jaya pada Rabu (30/9/2020).

Sumber : TRIBUNNEWS.COM

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel