Hari Tanpa Bayangan di Jatim Berlangsung Hingga Tiga Hari ke Depan


 Banyuwangi - Fenomena tahunan kulminasi utama atau hari tanpa bayangan akan kembali terjadi dan dirasakan oleh masyarakat Jawa Timur dalam tiga hari ke depan. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Kelas III, Banyuwangi mengimbau kepada masyarakat untuk mewaspadai adanya peningkatan suhu yang dapat mengakibatkan dehidrasi.

Fenomena tahunan ini terjadi pada tanggal hari ini, Minggu 11 hingga 14 Oktober 2020. Kulminasi utama bisa dinikmati mulai dari wilayah Ngawi hingga Banyuwangi. Untuk di wilayah Banyuwangi sendiri, fenomena hari tanpa bayangan akan terjadi pada hari Rabu (14/10/2020) pada pukul 11.08 WIB.

Prakirawan BMKG Banyuwangi, Ibnu Haryo mengatakan kulminasi utama matahari terjadi saat posisi matahari tepat berada di paling tinggi dari langit dan rotasi bumi tidak tepat berhimpit.

"Kulminasi sendiri artinya posisi matahari berada di tepat di atas kepala kita. Titik tertinggi di bumi kulminasi di suatu wilayah adalah hari tanpa bayangan kepada objek di bumi," ujarnya kepada wartawan, Minggu (11/10/2020).

Dalam setahun, kata Ibnu, ada dua kali terjadi kulimnasi. Jika kondisi cerah, akan bisa dilihat benda-benda yang disinari matahari tak akan memiliki bayangan pada waktu tertentu.

"Ya dalam setahun ada dua kali. Jika kondisinya cerah akan terasa lebih panas. Posisi matahari siang hari akan menyinari satu objek dan tidak ada bayangan. Untuk di Jatim mulai tanggal 11-12 Oktober," tambahnya.

Pihaknya meminta kepada masyarakat lebih waspada jika pada siang hari. Jika panas, hendaknya menyediakan air minum lebih banyak agar tak terjadi dehidrasi.

"Hanya waspada saja. Minum yang banyak karena khawatir dehidrasi," pungkasnya.


Sumber : detik.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel