Terjaring Razia, 47 Pembalap Liar Ini Dipaksa Dorong Motor Sejauh 3 Km


PONOROGO – Sebanyak 47 pembalap liar diamankan Polres Ponorogo, Minggu (18/10/2020) malam. Puluhan remaja ini dibawa ke kantor polisi setelah terjaring razia di kawasan alun-alun kota.

Ratusan pengendara motor di Jalan Juanda langsung semburat begitu mobil patroli polisi datang. Mereka kabur karena takut tertangkap. Sedangkan puluhan lainnya tak berkutik setelah gagal kabur dan tertangkap.

Informasi yang dihimpun, ratusan pengendara tersebut hendak menggelar balap liar di sekitar alun-alun kota. Beberapa peserta dan penggembira juga sudah berkumpul. Namun, belum sempat balapan dimulai, petugas keburu datang.

Saat itu juga puluhan peserta balap liar diamankan. Tak hanya itu, mereka juga dipaksa mendorong motor sejauh 3 km, mulai dari lokasi balap liar ke kantor polisi. Ini dilakukan untuk memberikan efek jera kepada mereka.

“Hari ini kami merespons keresahan masyarakat tentang keberadaan balap liar di sekitar alun-alun kota. Karena itu, kami lakukan razia dan penangkapan,” kata Kasat Sabhara Polres Ponorogo AKP Edi Suyono, Minggu (18/10/2020).

Gelar Razia Geng Motor, Polisi Amankan 4 Pemuda di Jakarta Selatan

Selain melanggar lalu lintas, puluhan motor tersebut juga diamankan karena tidak sesuai spesifikasi. Sebagian besar karena menggunakan knalpot brong. Bahkan beberapa di antaranya juga tidak dilengkapi dengan spion, plat nomor hingga STNK.

Edi mengatakan, total ada 47 motor yang diamankan dalam razia tersebut. Seluruh kendaraan tersebut disita karena melanggar ketentuan. “Motor boleh diambil setelah selesai sidang. Selain itu, seluruh bagian motor juga harus dikembalikan sesuai spesifikasi,” ujarnya.

Sumber : iNews.id

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel