Usai Hamili Pacar hingga Batal Nikah, Pria di Pacitan Setubuhi Korban Lagi


Pacitan - Lagi-lagi kasus persetubuhan perempuan di bawah umur terjadi di Pacitan. Kali ini korbannya berusia 15 tahun.

Sementara pelakunya yakni HI (18) yang merupakan pacar korban. Akibat perbuatannya, korban sempat hamil 2 bulan namun akhirnya keguguran.

Kini kasusnya ditangani Satreskrim Polres Pacitan. Pelaku dijerat UU Perlindungan Anak dengan ancaman penjara minimal 5 tahun maksimal 15 tahun dan denda Rp 5 miliar.

"Ya memang ada bujuk rayunya. Waktu itu korban sempat nanya bagaimana kalau korban hamil? (Pelaku bilang) saya akan tanggung jawab," terang Kasat Reskrim Polres Pacitan AKP Juwair, Jumat (2/10/2020).

Hasil pemeriksaan menerangkan, persetubuhan itu dilakukan di sembilan tempat berbeda. Hingga akhirnya suatu saat korban terjatuh dan mengeluhkan sakit pada bagian perut. Orang tua korban pun lantas membawanya ke rumah sakit untuk diperiksa.

Hasil uji medis menunjukkan jika di rahim korban pernah terjadi kehamilan. Hanya saja saat pemeriksaan kondisinya sudah bersih. Hal itu menjadi alasan orang tua korban memberitahu keluarga pelaku untuk pembatalan agenda pernikahan.

"Jadi keduanya ini sebelumnya sudah direncanakan akan dinikahkan," tambah Juwair.

Emosi orang tua korban memuncak begitu mendengar kabar jika anaknya kembali disetubuhi pelaku. Ayah korban yang saat itu berada di Jakarta langsung pulang kampung. Selanjutnya kasus itu dilaporkan ke kantor polisi.

"Lantaran keluarga tidak terima, orang tua korban lantas melapor ke pihak berwajib. Pelaku diamankan untuk diproses lebih lanjut," pungkasnya.

Sumber : detik.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel