Viral Wajah Pengambil Kamera CCTV Saat Demo Omnibus Law di Surabaya

Surabaya - Aksi perusakan atau pengambilan kamera CCTV saat demo Omnibus Law di Surabaya tengah menjadi perbincangan. Kini wajah pelaku telah beredar di media sosial.

Wajah sang pelaku terpampang dalam video singkat yang diunggah akun Instagram @aslisuroboyo. Dalam video tersebut tertulis kalimat 'yang lain sibuk aksi, doi sibuk ngerusakin cctv'.

Video tersebut diunggah 15 jam yang lalu. Hingga saat ini, unggahan tersebut sudah 356.039 kali tayang dan mendapat 1.798 komentar.

"Wes angel... angel tuturanmu. Sek teko sisa-sisa aksi 8 Oktober 2020. Beredar viral video salah siji oknum seng ngerusak cctv sekitar Grahadi, nang video raine pelaku sempet kerekam pisan. Gawe seng durung ngerti CCTV nang Suroboyo guduk kamera biasa, tapi duwe fitur "face recognition" alias iso ngenali wajah ditambah langsung terhubung karo data Dispendukcapil pisan," berikut caption unggahan tersebut seperti yang dilihat detikcom, Sabtu (10/10/2020).

Kabag Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara membenarkan soal isi posting-an tersebut. Menurutnya, yang terpampang merupakan perusak atau pengambil kamera CCTV milik Pemkot Surabaya.

"Iya benar itu, sudah beredar sejak kemarin," kata Febri kepada detikcom, Sabtu (10/10/2020).

Ia menambahkan, pria itu terekam tengah merusak kamera CCTV di sekitar Grahadi. "Di depan Grahadi, tepatnya di Taman Apsari," ungkap Febri.

Sebelumnya diberitakan, polisi masih mengidentifikasi aksi pengambilan kamera CCTV dalam demo Omnibus Law tersebut. Seperti yang disampaikan Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran. "Masih kita identifikasi," katanya kepada detikcom.

Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan dinas terkait, untuk mendapatkan rekaman aksi pengambilan kamera CCTV tersebut. "Ini masih kita data semuanya. Kita minta records (rekaman). Intinya apa kerusakan itu kita identifikasi. Kita kan dokumentasinya ada semua," lanjut Sudamiran.

Demo tolak Omnibus Law di Gedung Negara Grahadi Surabaya berujung ricuh pada Kamis (8/10). Selain ada aksi perusakan fasilitas umum (fasum), juga ada aksi pengambilan kamera CCTV.


Sumber : detik.com

 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel