Gembiranya Pasutri Ini yang 11 Tahun Menanti Akhirnya Mendapatkan Anak

Kegembiraan orang tua asuh yang akhirnya 'mendapatkan' anak (Foto: Suparno)

Sidoarjo - 12 anak terlantar di UPT Perlindungan dan Pelayanan Sosial Anak Balita (PPSAB) Dinas Sosial Jatim diserahkan ke orang tua asuh. Mereka kini punya orang tua yang akan membimbing mereka menjadi lebih baik.

12 anak itu terdiri dari 5 anak perempuan dan 7 anak laki-laki. Kepala Dinsos Jatim M Alwi mengatakan program penyerahan anak asuh kepada orang tua asuh merupakan upaya Pemprov Jatim mengentas keterlantaran anak, mengangkat kesejahteran, dan melindungi anak-anak yang terlantar.

"Hari ini Dinsos Jatim melalui UPT PPSAB Sidoarjo menyerahkan 12 anak yang telah dirawatnya ke orang tua asuh," kata Alwi kepada wartawan usai penyerahan anak, Senin (16/11/2020).

Alwi menambahkan adopsi anak-anak ini harus melalui beberapa proses, di antarnya proses administrasi, kepolisian, kejaksaan, serta faktor ekonomi dari calon orang tua asuh. Serta persyaratan utama bahwa setelah lima tahun menikah tidak memiliki keturunan.

"Tapi tidak semudah itu, ada masa perkenalan terhadap anak. Apabila anak yang akan diadopsi itu menolak, maka batal lah adopsi terhadap anak tersebut. Yang jelas antara anak dan calon orang tua asuh saling mencintai, terutama dari anaknya," jelas Alwi.

Sementara itu Kepala UPT PPSAB Sidoarjo Dwi Antini mengatakan bahwa adopsi anak terlantar yang telah dirawat di PPSAB Sidoarjo merupakan adopsi ke-23. Hari ini yang di adopsi berjumlah 12 anak.

"Terdiri dari 5 anak perempuan dan 7 anak laki-laki. Ke 12 anak tersebut berasal dari Kediri, Malang, Sumenep , Nganjuk, Jember, Gresik, Sampang, Situbondo, Tuban, dan Blitar, bahkan ada dari Malaysia," kata Dwi.

Di tempat yang sama, pasangan suami istri Ratno (39) dan Yanti (39) asal Surabaya ini merasa sangat bahagia karena selama 11 tahun menempuh bahtera rumah belum dikaruniai momongan.

"Alangkah bahagianya saya bersama istri mulai hari ini menggendong anak. Mendapatkan anak dari UPT PPSAB Sidoarjo tidak mudah, saya mengajukan permohonan mulai awal Bulan April 2019. Alhamdulillah hari ini terkabulkan," kata Ratno.

Hal yang sama disampaikan oleh pasangan suami istri Fatkhul Adhiatmadja (35) dan Friska Juliani yang mengaku sangat bahagia dan terharu karena sudah tujuh tahun belum memiliki keturunan.

"Alhamdulillah meski melalui proses yang panjang, tetapi hari ini berhasil. Kami bersama istri akan merawat anak ini dengan sebaik-baiknya, hingga dia dewasa," tandas Fatkhul.

Sumber : detik.com

 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel