Heboh Dikira Granat, Ternyata Bandul Lampu Antik

Bandul lampu antik yang dikira granat (Foto: Istimewa)

Blitar - Warga Kecamatan Selopuro dihebohkan temuan benda dari besi yang dikira granat. Namun setelah diperiksa petugas koramil, ternyata benda itu sebuah bandul lampu antik.

Danpos Ramil Selopuro Pelda Rochman menceritakan sekitar pukul 09.45 WIB, pihaknya menerima laporan warga yang menemukan benda menyerupai granat. Benda itu ditemukan di bawah tonggak kayu di belakang masjid Dusun Popoh, Selopuro, Kabupaten Blitar.

"Begitu menerima laporan itu, satu petugas piket kami dan tiga petugas polsek ke lokasi penemuan. Ya karena laporannya temuan benda menyerupai granat, kami pun ekstra hati-hati ketika mendekati lokasi dan memeriksanya," ujar Rochman kepada detikcom, Minggu (1/11/2020).

Selama ini, pihak TNI memang lebih banyak mengetahui seluk beluk jenis senjata tersebut karena relatif lebih sering memakainya. Menurut Rochman, selama ini mereka mengenal dua jenis granat. Yakni granat nanas buatan PT Pindad dan granat manggis buatan Korea.

"Tapi begitu melihat dari jauh, kok ini bentuknya lebih besar dan lebih bulat. Begitu kami pegang, lalu kami bersihkan sebagian permukaannya, semakin menguatkan gambaran jika ini bukan granat," bebernya.

Setelah memeriksa semua permukaan benda dari besi itu, Rochman melihat jenis besinya lebih berat dari besi granat. Diperkirakan berat benda itu sekitar 5 kg.

Padahal, untuk granat nanas yang bentuknya agak lonjong beratnya tidak sampai satu kilogram. Bahkan untuk granat manggis yang bentuknya bulat, beratnya lebih ringan dari granat nanas.

"Granat manggis itu malah lebih kecil, namun daya ledaknya lebih besar. Lha ini berat banget, sekitar 5 kg mungkin ya. Lak susah melemparnya, iso-iso kenek awake dewe (bisa-bisa kena diri kita sendiri)," imbuhnya sambil terkekeh.

Rochman mendapat petunjuk, ketika menemukan besi pengait berbentuk bulat di ujung benda tersebut. Menurutnya, benda itu semacam bandul yang biasa terpasang pada lampu-lampu antik.

"Seperti bandulnya lampu kuno itu lho. Yang jelas bukan granat. Tapi biar warga tidak resah, benda itu saya minta dibawa ke polsek saja," pungkasnya.

Sumber : detik.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel