Pemilik Pasang CCTV Gegara Ternak Ayam Sering Hilang, Ini yang Terekam

(Foto: Tangkapan layar rekaman CCTV warga)
Klaten - Aksi seorang pencuri yang dengan santai memungut ayam petelur di kandang di Desa Beji, Kecamatan Tulung, Klaten, Jateng, terekam CCTV. Kejadian itu lalu dilaporkan ke polisi dan kini sedang dalam penyelidikan pihak berwajib.

Video rekaman CCTV aksi pencurian itu diunggah di grup Facebook input (info seputar Tulung) oleh pemilik kandang, Amir Fuat. Dalam unggahannya Minggu pukul 24.00 WIB itu disertai tulisan yang artinya "Barangkali ada yang mengenal pelaku, diminta memberi tahukan kepadanya melalui inbox".

Pada video berdurasi 4 menit lebih 20 detik itu terlihat seorang pria berkaos putih dengan celana selutut berada di dalam kandang sendiri. Pelaku membawa sak plastik ukuran besar. Dalam video CCTV terlihat pelaku dengan santainya memilih dan memungut ayam. Pelaku juga memanjat rak kandang dengan tenang.

Ayam yang diambil dimasukkan sak dan diletakkan di lantai. Pelaku kemudian mencari dan memilih ayam lain lagi dan berulang kali. Sejumlah netizen menanggapi unggahan tersebut. Beberapa di antaranya nampak jengkel dan mendorong pemilik kandang melapor ke polisi.

Saat dikonfirmasi, Amir Fuat mengatakan aksi pencurian itu terjadi Minggu (15/11) pukul 01.30 WIB di kandangnya. Setelah mengetahui kejadian itu langsung dirinya lapor ke Polsek. "Sudah saya laporkan ke Polsek kemarin (Minggu) siang. Kejadian seperti ini sudah sering di sekitar desa saya, bahkan pakan ternak juga pernah diambil" ungkap Amir kepada detikcom, Senin (16/11/2020) pagi.

Menurut Amir, dirinya jengkel sebab kandangnya sering kehilangan ayam petelur. Kejadian seperti terekam di CCTV itu sudah yang kesekian kalinya. Karena jengkel, dia lalu memasang CCTV di kandangnya, sehingga pada pencurian terakhir, terekam sosok pencurinya.

"Ini sudah yang kesekian kalinya pencurian. Sebelumnya 20 ekor, 15 ekor, 5 ekor dan lainnya tapi kok nekat. Kemarin 18 ekor diambil," papar Amir.

"Usia ayamnya (yang dicuri) usia 1-2 tahun. Kalau dihitung sejak saya beli sampai memelihara dewasa satu ekor harganya bisa Rp 200.000, belum lagi produktivitas telurnya," lanjut Amir.

Kapolsek Tulung, Iptu Joko Waluyo saat dikonfirmasi membenarkan ada laporan kejadian itu. Laporan disampaikan pada Minggu. "Iya kemarin ada laporan kejadian itu. Ini sedang kami Lidik semoga segera terungkap," jelas Joko kepada detikcom di ponselnya.

Sumber : detik.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel