Sekeluarga di Banyumas Tertimbun Longsor, 1 Orang Tewas dan 3 Hilang

Longsor di Kabupaten Banyumas. (Foto: Arbi Anugrah/detikcom)

Banyumas - Satu unit rumah di Kecamatan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas, tertimbun longsor pada dini hari tadi. Empat orang sekeluarga penghuni rumah itu tertimbun, seorang di antaranya ditemukan dalam kondisi tewas.

Rumah tersebut dihuni empat anggota keluarga yang terdiri atas pasangan suami istri dan dua anaknya. Sang istri, Wagiah (42) ditemukan dalam kondisi tewas. Sedangkan suami Wagiah, Basuki (52), dan dua anaknya yang masing-masing berusia 13 tahun dan 9 tahun belum ditemukan.

"Semalam hujan luar biasa deras, tebing yang di belakang rumah korban longsor dan menimpa rumah tersebut. Ketinggian tebing cukup curam memang," kata Kepala Desa Banjarpanepen, Mujiono kepada wartawan di lokasi kejadian, Grumbul Kali Cawang, Desa Banjarpanepen, Banyumas, Selasa (17/11/2020).

Dia mengatakan peristiwa longsor diperkirakan terjadi antara pukul 03.00 WIB hingga pukul 03.30 WIB pagi tadi. Saat itu hujan deras mengguyur wilayah tersebut. Keempat orang yang berada di dalam rumah tersebut tidak sempat menyelamatkan diri karena sedang tertidur.

"Mungkin lagi tidur nyenyak-nyeyaknya. Keluarga tersebut terdiri atas lima orang, suami istri dan tiga anak. Anak yang pertama kebetulan sedang menginap di rumah saudaranya, sehingga selamat," ucapnya.
Longsor menimpa satu unit rumah warga di Desa Banjarpanepen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (17/11/2020) dini hari. Satu orang meninggal dan tiga orang lainnya masih dicari petugas. (Foto: Arbi Anugrah/detikcom)
Mujiono menjelaskan korban tewas ditemukan pada jarak 50 meter dari lokasi kejadian dengan kondisi terjepit batu. Jenazah koran telah dievakuasi ke Puskesmas.

Dandim 0701/Banyumas Letkol Inf Chandra menambahkan, proses evakuasi dan pencarian korban longsor masih berlangsung. Personel gabungan diterjunkan di lokasi kejadian di antaranya dari TNI, Polri, BPBD, relawan dan warga.

"Nanti akan didorong lagi satu pleton dari Makodim," kata Chandra kepada wartawan di lokasi.

"Karena kalau melihat medannya, kalau tidak pakai alat berat tidak bisa dibersihkan secara tuntas. Kami akan bekerja keras untuk mengevakuasai korban yang belum ditemukan," ujarnya.

Sumber : detik.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel