Bayi Masih Hidup Ditemukan Tergeletak di Depan Teras Rumah Warga Lamongan

Bayi yang ditemukan di teras rumah warga Lamongan (Foto: Eko Sudjarwo)

Lamongan - Sesosok bayi ditemukan di teras rumah warga di Desa Tambakrigadung, Tikung. Bayi tersebut kondisinya masih hidup.

Bayi yang diperkirakan berumur 1 bulan itu ditemukan di depan teras rumah Anwar Arifin (46). Bayi tersebut ditemukan tergolek di depan teras rumah terbungkus selimut lengkap dengan botol atau dot susu. Bayi tersebut memakai selimut bayi warna biru dan topi bertuliskan 'Alka'.

Awalnya, bayi tersebut diketahui oleh Eka Puji Astutik (19), anggota keluarga Anwar yang kamarnya berada di depan bersebelahan dengan teras. Bayi tersebut ditemukan warga pada Minggu malam.

"Awalnya Eka curiga saat mendengar tangisan bayi dari arah teras rumah. Padahal, di rumah tidak ada anggota keluarga baru," kata Anwar, Senin (7/12/2020).

Eka kemudian memberitahukan kepada Anwar kalau ia mendengar suara tangis bayi dari teras rumah. Karena penasaran, Anwar kemudian mencari sumber suara tersebut dan alangkah kagetnya Anwar karena bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut persis berada di lantai teras rumahnya, di depan kamar Eka.

"Saya kemudian menginformasikan temuan saya ini ke perangkat desa yang kemudian melapor ke bidan desa, Ibu Anik Tobayana," kata Anwar.

Kapolsek Tikung Iptu Bambang MB mengatakan bidan desa yang bernama Anik Tobayana kemudian membawa bayi itu ke rumahnya. Bayi laki-laki itu mempunyai panjang 5,8 cm dan berat 3.400 gram.

"Saat ini, bayi tersebut sudah kita titipkan ke RSUD dr Soegiri untuk mendapatkan perawatan intensif," kata Bambang seraya menambahkan kalau bayi tersebut akan diserahkan ke Dinas Sosial.

Dari hasil penyelidikan sementara, kata Bambang, tetangga Anwar yang bernama Wiji (56) sempat mengetahui ada orang laki-laki dan perempuan yang mengendarai sepeda motor berboncengan. Pemotor tersebut, menurut penuturan saki, berjalan dari arah barat menuju arah timur dengan menggunakan jas hujan.

"Keduanya lalu berhenti di depan rumah Anwar, kemudian turun dari sepeda motornya dan menuju ke teras rumah Anwar," kata Bambang menirukan penuturan saksi.

Hanya saja, lanjut Bambang, saksi tidak menyangka kalau kedua orang tersebut akan menaruh bayi di depan rumah Anwar. Ketika itu, Wiji mengira keduanya turun dari motor karena akan cuci tangan.
Foto: Eko Sudjarwo
"Usai turun dari motor dan berhenti di depan rumah Anwar, mereka berdua kemudian kembali melanjutkan perjalanannya ke arah barat," tuturnya.

Bambang menambahkan , saat ini anggotanya sedang mengembangkan penyelidikan untuk mendapatkan informasi jejak orang tua yang membuang bayinya.

"Kami mengimbau kepada masyarakat yang mencurigai anggota masyarakatnya untuk melaporkan ke Polisi atau polsek terdekat," pungkasnya.


Sumber : detik.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel