Hamil Tanpa Suami, ART di Semarang Buang Bayinya di Tempat Sampah

Kota Semarang - Polisi menangkap seorang wanita berinisial SAS (20) yang tega membuang bayi yang baru dilahirkannya ke tempat sampah di Kota Semarang, Jawa Tengah. Bayi tersebut ditemukan tewas pada Senin (21/12) lalu.

"Tersangkanya ibu muda ini. Laporan masyarakat bayi dibuang di tempat sampah. Polsek Semarang Tengah dan Polrestabes melakukan penyidikan dan ditemukan siapa yang membuang bayi itu," kata Kapolrestabes Semarang, Kombes Auliansyah Lubis, kepada wartawan Senin (28/12/2020).

Ia menjelaskan, SAS sehari-hari bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART) yang bekerja tidak jauh dari lokasi pembuangan bayi. Kepada polisi, SAS mengaku melahirkan seorang diri di kamar mandi tempat dia bekerja.

"Melahirkan di kamar tempat bekerja. Dia asisten rumah tangga. Pas mules melahirkan di sana. Dia sendiri ngejan," ujarnya.

SAS juga mengaku nekat membuang bayinya karena ayah sang bayi atau pacar pelaku meninggal beberapa bulan lalu. Kemudian keluarga pacarnya juga tidak bisa menerima pengakuan tersangka soal bayi yang dikandungnya.

"Sebelum melahirkan sudah datang ke keluarga pacarnya, namun dari keluarga itu tidak mau tahu. Karena pacarnya itu sudah meninggal dunia. Dia berupaya bagaimana menggugurkan bayinya, minum obat dan lainnya. Bayi tetap lahir," jelas Aulia.

SAS kemudian tega meletakkan bayinya di tempat sampah di hari yang sama setelah ia melahirkan. Saat dibuang, bayi perempuan tersebut masih hidup. Hingga akhirnya warga menemukan bayi itu dalam kondisi meninggal dunia di tempat sampah Jalan Batan Miroto III, Semarang Tengah pada pekan lalu.

"Berdasarkan keterangan, bayi masih hidup saat diletakkan. Usia kandungan saat bayi dilahirkan 7 bulan," ujarnya.

SAS dijerat dengan Pasal 76 C jo pasal 80 ayat 3 dan 4 UU RI No 35 Tahun 2004 tentang Perlindungan anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.


Sumber : detik.com
 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel