Mandi di Banjir Luapan Air Sungai, Bocah SD Tersengat Listrik, Kondisinya Lemas dan Tak Sadar

Personil TNI dari Kodim 0826 Pamekasan, Madura saat mengecek lokasi seorang bocah yang tersetrum aliran listrik di Jalan Bhayangkara, RT 05, RW 02, Dusun Timur, Desa Laden, Kabupaten Pamekasan, Madura, Sabtu (19/12/2020).
Madura - Seorang bocah tersengat listrik saat mandi di banjir luapan air sungai, Sabtu (19/12/2020).

Peristiwa itu terjadi di Jalan Bhayangkara, Dusun Timur, Desa Laden, Kabupaten Pamekasan, Madura.

Beruntung korban dapat diselamatkan, hanya saja kondisinya sangat lemas dan tak sadarkan diri.

Bocah yang tersengat listrik saat mandi di banjir luapan air sungai itu berinisial R, warga Dusun Tengah, Desa Laden, Kabupaten Pamekasan.

R, berdasarkan informasi dari warga setempat masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD).

Kepala Dusun Timur, Desa Laden, Andika mengatakan, sebelum tersengat listrik, bocah itu terlihat mandi dan berenang di luapan banjir air sungai bersama teman seusianya.

Namun, saat Andika mengamankan sejumlah perabotan rumahnya dari luapan banjir, tiba-tiba terdengar suara teriakan warga minta tolong 'ada yang tenggelam'.

Sontak, Andika langsung berenang dari rumahnya ke lokasi suara dan mencari anak yang tenggelam tersebut.

Setelah Andika tiba di lokasi, berdasarkan keterangan warga setempat, sebelum bocah itu tenggelam, sempat tersetrum aliran listrik kabel yang menggelantung ke bawah.

"Saat saya tiba di lokasi anak itu tersetrum, saya langsung naik ke tembok untuk menarik kabel yang masih menempel di tangan si anak. Lalu saya tarik," kata Andika di lokasi kejadian.

Tak menyangka, kabel yang dipegang Andika juga sempat menyetrum dirinya hingga hampir terpental.

Namun, untung saja, ia langsung sigap melepas.

Setelah kabel itu berhasil ditarik, bocah yang sempat tenggelam dengan kondisi tangan masih memegang kabel, seketika langsung naik ke permukaan.

"Lalu saya buang kabelnya, langsung saya angkat anak itu," ceritanya.

Menurut penuturan Andika, saat bocah itu dievakuasi dari air, kondisinya sudah sangat lemas dan tidak sadar.

Lalu, pihaknya langsung meminta pertolongan Babinsa setempat untuk membawa bocah itu ke Puskesmas terdekat agar mendapatkan perawatan.

Tak berlangsung lama meminta bantuan, Babinsa setempat langsung datang beserta timnya membawa perahu karet.

Korban langsung dievakuasi dari air dengan cara diangkut pakai perahu karet.

"Kondisi anaknya saat ini masih belum tahu perkembangannya, karena oleh Babinsa setempat langsung segera dievakuasi dan ditaruh di perahu karet," ungkapnya.

"Tapi, saat saya angkat dari air, anaknya lemas dan tidak sadar," sambungnya.

Berdasarkan informasi yang Andika himpun dari warga setempat, bocah yang tersengat aliran listrik itu masih bersekolah kelas 6 SD, warga Dusun Tengah.



 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel