Nekad Melintas Rel Saat Palang telah Tertutup di Semarang, Tubuh Sugiyanto Terlempar 10 Meter

Proses evakuasi korban yang tertampar kereta barang di perlintasan Kaligawe, Minggu (20/12/2020)
SEMARANG - FX Sugiyanto meninggal di tempat usai tertabrak kereta Api di perlintasan Kaligawe.

Korban diketahui merupakan warga Kampung Jempono  RT 11 RW 01 Banget Ayu Kulon. 

Kanit Laka Lantas Polrestabes Semarang, Iptu Adji, mengatakan mengatakan kronologi singkat korban menerobos palang pintu kereta api dalam keadaan tergesa-gesa.

Tiba-tiba kereta dari arah timur melintas dari arah Poncol menuju Timur.

"Jenazah telah ditangani Polsek setempat dan di bawa ke Rumah Sakit Kariadi ,"tuturnya.

Humas PT KAI Daop IV, Krisbiyantoro menerangkan korban tertabrak kereta barang di perlintasan JPL 05 kaligawe KM 2 + 792 petak jalan jalur hulu antara stasiun Semarang Tawang - Alastua.

Motor dengan Nopol H6546BH dikendarai korban melipir berjalan dari arah Selatan ke Utara, tanpa menghiraukan suara suling Lokomotif (semboyan 35) yang dibunyikan masinis. 

"Pengendara motor tetap berjalan sehingga menemper KA 2514 yang sedang melaju.

Akibat kejadian tersebut Motor rusak berat dan pengendara motor meninggal dunia di tempat,"jelasnya.

Ia menuturkan kejadian tersebut KA 2514 berhenti darurat di stasiun Alastua selama 2 menit untuk pemeriksaan sarana akibat benturan dengan sepeda motor. 

Selain itu dua petugas Polsuska menuju ke lokasi untuk mengamankan tempat kejadian.

"KA 2514 berhenti darurat di stasiun Alastua selama 2 menit untuk pemeriksaan sarana akibat benturan dengan sepeda motor,"tukasnya.

Saksi Mata

Seorang pengendara sepeda motor meninggal kecelakaan tertabrak kereta di perlintasan KA Jalan Kaligawe Semarang atau biasa disebut daerah Palang, Minggu (20/12/2020) pagi.

Dia kecelakaan sendirian menggunakan motor Supra berpelat nomor polisi H6546BH.

Jenazahnya langsung dievakuasi oleh petugas medis dan kepolisian.

Kejadian itu disaksikan pengayuh becak Suyadi  (60), warga Sawahbesar, yang  sedang mangkal di Palang.

Menurutnya, korban tertemper kereta api sekitar pukul 08.00 WIB.

Saat itu, pemotor tersebut melaju dari arah pusat kota menuju arah Terboyo.

"Tadi korban membawa kangkung dan kerang melaju melawan arus," tuturnya kepada Tribunjateng.com.

Saat kejadian, palang perlintasan telah ditutup.

Korban nekat melintas setelah kereta api dari arah Stasiun Alastua lewat.

"Jadi kondisi palang pintu masih tertutup.

Korban tidak melihat ada kereta api dari arah Stasiun Tawang akan melintas, "ujar dia.

Sesampainya di tengah perlintasan, mesin motor korban tiba-tiba mati.

Dia masih berada di atas motor saat kereta api melaju dari Stasiun Tawang.

"Saat mesin motornya mati, kereta sudah berjarak kurang lebih 20 meter.

Korban masih di atas motor mencoba memajukan kendaraannya yang masih ada di atas rel," jelas dia.

Nahas, usaha korban mendorong motornya sia-sia.

Korban langsung tertemper kereta api, terlempar sekitar 10 meter.

"Korban berjenis kelamin laki-laki, mengalami telapak kaki sebelah kiri hilang sebagian.

Wajahnya sebelah kiri juga hilang sebagian.

Kondisi motor korban rusak di bagian depan," tuturnya.

Dari data di kartu identitasnya, korban diketahui warga Bangetayu Kulon.

Jenazahnya dievakuasi sekitar pukul 09.00 WIB.

"Saya ikut membantu mengevakuasi motor korban.

Kalau korbannya sendiri saya tidak tega mengevakuasi," jelasnya.



 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel