Petani Ngawi Nekat Pasang Jebakan Tikus Listrik, Polisi Putus Jaringan PLN

Razia jebakan tikus listrik di Ngawi/Foto: Sugeng Harianto
Ngawi - Polisi Ngawi menggelar razia jebakan tikus listrik. Sebab masih ada petani yang nekat memasang jebakan tikus yang kerap menelan korban jiwa itu.

"Mulai kemarin kita melakukan razia alat pembasmi tikus beraliran listrik dan ternyata masih saja ada dan kita tindak tegas," ujar Kapolres Ngawi AKBP I Wayan Winaya saat dikonfirmasi detikcom, Kamis (17/12/2020).

Hingga saat ini, kata Winaya, sudah ada dua petani yang kedapatan masih memasang jebakan tikus beraliran listrik. Dalam menindak para petani ini, lanjut Winaya, pihaknya bekerja sama dengan PLN untuk memutus sementara jaringan listrik milik petani tersebut.

"Ada dua petani yang kita tindak biar jera dengan memutus jaringan PLN miliknya," terangnya.

Winaya mengatakan, dua petani yang dilakukan pemutusan jaringan PLN yakni warga Desa Ngale Kecamatan Paron dan Desa Kasreman Kecamatan Geneng. "Petugas melakukan penindakan terhadap petani yang memasang jebakan tikus dari listrik dengan cara pemutusan travo listrik milik petani oleh petugas PLN," imbuhnya.

Dalam razia yang terus berlangsung hingga hari ini, polisi melibatkan PT PLN Cabang Kabupaten Ngawi, Dinas Pertanian dan Satpol PP. Petugas bersama perangkat desa juga melakukan sosialisasi dan imbauan kepada petani lainnya, agar membongkar dan tidak lagi memasang jebakan tikus dari listrik.

Data yang dihimpun detikcom dalam sembilan hari terakhir, ada tiga korban tewas tersetrum jebakan tikus listrik. Terhitung tanggal 8 hingga 16 Desember 2020.

Pada 8 Desember 2020, Katno (45) warga Desa Ngale, Kecamatan Paron yang menjadi korban. Selang dua hari, ada korban meninggal lagi yakni Hadi Sutrisno (70), warga Dusun Depok, Desa Mangunharjo, Kecamatan Ngawi.

Korban terakhir yakni Suparji (55), warga Desa Campurasri, Kecamatan Karangjati. Ia ditemukan tewas tergeletak di sawahnya sendiri, Rabu (16/12).


Sumber : detik.com

 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel