Tenggelam di Sungai Sragi, Warga Pekalongan Meregang Nyawa

Tenggelam di Sungai Sragi, Warga Pekalongan Meregang Nyawa. Foto/Ist
PEKALONGAN - Andriyanto (34) warga RT 02 RW 01 Desa Tegalontar, Kecamatan Sragi Kabupaten Pekalongan yang tenggelam di Sungai Sragi pada 14 Desember 2020 ditemukan oleh tim SAR gabungan dalam kondisi meninggal.

Kepala Basarnas Semarang Nur Yahya mengatakan, korban ditemukan pada Rabu (16/12/2020) sekitar pukul 09.30 WIB. Korban ditemukan kurang lebih 1 kilometer dari lokas kejadian. "Saat ditemukan korban dalam posisi mengambang di air," katanya, Rabu (16/12/2020).

Dia menjelaskan, korban tenggelam di Sungai Sragi pada 14 Desember 2020 sekitar pukul 07.30 WIB. Saat itu, korban hendak menuju RSUD Kraton Pekalongan untuk menebus obat. Hal ini diperkuat dengan penemuan resep yang ditinggalkan di motornya.

Sebelum berangkat, korban sudah berpamitan dan minta maaf ke bapaknya. Namun bapak korban tidak ada firasat apapun yang ternyata korban ingin mengakhiri hidupnya.

Dalam perjalanan, sesampainya di jembatan Sragi (Sipait) korban menghentikan motornya dan sempat menengok ke bawah sungai.

Saat itulah akhirnya korban memutuskan mengakhiri hidupnya dengan melompat ke sungai Sragi. Kondisi sungai sragi saat itu debit air sedang tinggi, arus sedang dengan kedalaman sungai kurang lebih 10 meter.

"Dengan ditemukannya korban maka operasi SAR dinyatakan selesai, dan tim SAR gabungan kembali kesatuannya maaing- masing" pungkasnya.


 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel