Pikap Rombongan Pengantin Masuk Jurang di Pacitan, 3 Penumpang Tewas

Pikap yang masuk jurang 18 meter di Pacitan/Foto: Istimewa

Pacitan - Pikap yang mengangkut rombongan pengantin terguling dan masuk jurang 18 meter di Pacitan. Tiga penumpang tewas dalam kecelakaan tersebut dan 6 lainnya luka ringan.

Kecelakaan maut itu terjadi di jalan Dusun Lingkungan Jekah, Desa/Kecamatan Tegalombo sekitar pukul 13.30 WIB. Informasi yang dihimpun, kejadian berawal saat mobil Mitsubishi Strada W 9337 XF warna putih melintasi jalan menanjak, usai menghadiri acara pernikahan.

Pengemudi bernama Ardian (31). Ia mengambil haluan terlalu ke sisi kiri. Tanah yang tergilas ban amblas hingga membuat mobil terguling.

"Sebenarnya tidak sedang papasan karena memang jalan sempit. Tapi posisi mobil terlalu ke kiri keluar rabatan dan masuk jurang," kata Kanit Laka Lantas Polres Pacitan, Ipda Amrih Widodo berbincang dengan detikcom, Rabu (20/1/2021).

Kondisi kendaraan yang miring di dasar jurang sempat menyulitkan proses evakuasi. Terlebih sebagian korban terjepit tempat duduk mobil jenis double cabin tersebut. Proses evakuasi melibatkan TNI/Polri dibantu masyarakat setempat.

Adapun korban tewas diketahui bernama Iswanto (50) laki-laki, Saroh (50) perempuan, dan Juni (60) perempuan. Ketiganya adalah warga Dusun Kalimojo, Desa kasihan, Kecamatan Tegalombo. Dua nama pertama merupakan pasutri yang tak lain orang tua pengemudi.

Sedangkan 6 korban lain mengalami luka ringan. Antara lain pengemudi Ardian, Kasiati (50), Puji Astuti (24), Marlan (54), dan Sarwan 56). Di antara korban selamat juga terdapat bayi berusia 2 tahun atas nama Robby Dio.

"Semua korban meninggal dibawa ke Puskesmas. Selanjutnya diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan," tambah Amrih Widodo seraya menjelaskan jika petugas masih melakukan penyelidikan untuk proses lebih lanjut.

Amrih mengimbau pengguna jalan untuk lebih berhati-hati saat melintasi jalanan yang sulit. Seperti halnya jalan sempit, tanjakan, turunan, maupun tikungan tajam. Penguasaan medan oleh pengemudi, sangat penting untuk memastikan kendaraan melaju dengan aman.

"Informasinya pengemudi baru sekali ini lewat jalur itu sehingga kemungkinan belum menguasai medan," pungkasnya.




Sumber : detik.com
 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel