Tukang Peras Susu Penjambret 13 Wanita di Pasuruan Dibekuk

Tukang Peras Susu Penjambret 13 Wanita di Pasuruan Dibekuk/Foto: Muhajir Arifin

Pasuruan - MS (29) seorang tukang peras susu sapi asal Grati, Kabupaten Pasuruan, dibekuk polisi karena melakukan penjambretan di 13 lokasi. Selain MS, polisi juga meringkus SS (24) penadah barang hasil kejahatan yang juga warga Grati.

MS, mengaku terpaksa menjambret karena pekerjaan sepi selama pandemi COVID-19. Saat pekerjaan merah susu sepi, ia mencoba beberapa kali melamar kerja namun tak berhasil. "Akhirnya saya jambret," kata MS di Mapolres Pasuruan Kota, Senin (18/1/2021).

Ayah satu anak ini mulai beraksi sejak Agustus 2020 hingga awal Januari 2021 dan akhirnya dibekuk polisi. Korban aksi di 13 tempat kejadian perkara (TKP) tersebut semuanya perempuan.

"Kalau perempuan nggak bisa nguber," ungkap MS.

Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arman menjelaskan selain MS dan SS, pihaknya mengejar dua pelaku lain TN dan DR. Keduanya merupakan teman melakukan penjambretan.

"Modus penjambretan terhadap korban yang sedang melakukan perjalanan baik jalan kaki maupun berkendara roda dua, memepet dan menjambret tas atau hp korban," kata Arman.

Tersangka memilih korban perempuan karena dianggap lemah. Tersangka tak menggunakan senjata saat beraksi.

"Kalau cewek (perempuan) nggak bisa nguber. Dianggap lemah. Dia nggak bawa senjata saat beraksi. Tapi aksinya bisa mengakibatkan korban terjatuh dan terluka," jelas Arman.

13 TKP penjambretan di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota. Antara lain di Terminal Baru, Desa Tambakrejo, Kawasan bekas pabrik Patal Grati, Kelurahan Blandongan, Desa Sidogiri, Desa Sambirejo, Jembatan Timbang Rejoso, Desa Arjosari, Desa Kedungbako, Desa Kemantren.

"Dari pengakuannya sudah 13 kali TKP. Ada 4 laporan polisi yakni 28 Agustus 2020 di Rejoso, 13 Nopember di Rejoso, 4 Desember di Rejoso, 7 Januari 2021 di Rejoso. Sebagian besar di Rejoso dan Grati," terang Arman.

Tersangka dijerat pasal 365 ayat 2 huruf 1e subsider 365 ayat 1 KUHP. Ancaman hukumannya maksimal 12 tahun penjara.



Sumber : detik.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel