2 Pelaku Curanmor di Malang Ditembak Karena Lukai Polisi Pakai Celurit

Jumpa pers Polresta Malang Kota/Foto: Muhammad Aminudin/detikcom
Malang - Dua pelaku curanmor dilumpuhkan Tim Resmob Satreskrim Polresta Malang Kota. Polisi menembak betis para pelaku karena melukai petugas dengan celurit.

Dua pelaku ini yakni S (32), warga Pasrepan Kabupaten Pasuruan dan W (31) warga Purwodadi Kabupaten Pasuruan. Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata mengatakan, petugas sudah melakukan pengintaian terhadap kedua pelaku. Yakni setelah para pelaku mencuri motor Honda Scoopy di sebuah kafe di kawasan Janti, Kota Malang, Selasa (23/2) sekitar pukul 23.30 WIB.

Hasil olah TKP serta rekaman CCTV di lokasi kejadian, membantu petugas untuk mengidentifikasi para pelaku. Esok harinya, petugas yang melakukan pengintaian menemukan jejak pelaku di kawasan Sawojajar, Kota Malang.

Diduga, keduanya akan kembali melakukan aksi curanmor. Namun bisa digagalkan oleh petugas. Saat akan ditangkap, pelaku melawan dan melukai petugas dengan sebilah celurit, sebanyak dua kali.

"Kedua pelaku akhirnya bisa diamankan. Karena membahayakan petugas, kami lakukan tindakan tegas terukur kepada pelaku," ujar Leonardus dalam konferensi pers di mapolresta, Jalan Jaksa Agung Suprapto, Kamis (25/2/2021).

Dalam penggeledahan, petugas mengamankan sejumlah barang bukti curanmor. Seperti kunci T, mata kunci T, senjata tajam, celurit, kunci pembuka pintu, isolasi, tas, cutter dan kunci berbentuk L.

"Modus pelaku mengambil sepeda motor dengan cara merusak kunci dengan menggunakan kunci T. Sampai saat ini, kami masih melakukan penyidikan lebih lanjut terhadap kasus ini," tambahnya..

Kedua pelaku curanmor dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian. Ancaman hukumannya, maksimal tujuh tahun penjara.

Sumber : detik.com

 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel