Ari Wibowo di Magetan Pukuli Ibu Kandung Hanya Karena Tak Bakar Obat Nyamuk

Ari Wibowo (29), warga Desa Terung, Kecamatan Panekan, Magetan/Foto: Istimewa
Magetan - Pria di Magetan tega memukuli ibu kandung hingga babak belur. Penganiayaan itu terjadi hanya karena masalah sepele.

"Hanya masalah sepele," ujar Kasat Reskrim Polres Magetan AKP Ryan Wira Raja Pratama saat dikonfirmasi detikcom, Sabtu (13/2/2021).

Pelaku yakni Ari Wibowo (29), warga Desa Terung, Kecamatan Panekan, Magetan. Ia dilaporkan ke polisi oleh ibu kandungnya atau korban penganiayaan, Tasminah (58). Korban sudah tidak kuat dengan perlakuan anaknya.

Ryan mengatakan, aksi penganiayaan dilakukan Ari kepada ibunya pada Senin (8/2) sekitar pukul 21.00 WIB. Pelaku marah lantaran sang ibu belum melaksanakan perintahnya membakar obat nyamuk.

"Pelaku marah. Saat menyuruh korban untuk menyalakan obat nyamuk bakar, dan oleh korban tidak dilakukan. Kemudian pelaku memaki-maki dengan kata kasar, dan langsung memukuli ibunya dengan menggunakan alas kursi yang terbuat dari rotan sebanyak lima kali," imbuh Ryan.

Selain mengalami luka lebam di wajah, kata Ryan, korban juga mengalami luka bengkak di kepala bagian atas serta lengan kanan. Tak hanya memakai alas kursi berbahan rotan, pelaku juga memukuli ibunya dengan jam dinding dan gantungan baju.

"Selain luka lebam di wajah, juga di kepala bagian atas bengkak," lanjutnya.

Satreskrim Polres Magetan yang telah menahan tersangka masih melakukan pengembangan dalam kasus penganiayaan ini.




Sumber : detik.com
 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel