Bayar PSK Pakai Uang Palsu, Pria di Bandung Ditangkap Polisi

Foto: Pengedar uang palsu di Bandung ditangkap polisi (Dony Indra Ramadhan/detikcom).
Bandung - Seorang pria bernama Rohmat Tulloh (24) harus berurusan dengan polisi. Dia kedapatan menyewa pekerjaan seks komersial (PSK) dengan membayar menggunakan uang palsu.

Aksi itu dilakukan Rohmat awal bulan Februari saat dia menyewa jasa PSK melalui aplikasi perpesanan. Saat itu, dia berhubungan badan di sebuah tempat di kawasan Regol, Kota Bandung.

"Jadi awalnya ada seseorang yang menggunakan uang palsu. Tersangka ini menggunakan uang palsu saat menyewa PSK menggunakan aplikasi kencan," ujar Kapolsek Regol Kompol Auliya Dhjabar di Mapolsek Regol, Jalan Moch Toha, Kota Bandung, Selasa (16/2/2021).

Dalam aksinya, tersangka membayar jasa PSK itu sebesar Rp 400 ribu. Awalnya, korban tak menyadari uang yang dibayarkan pelaku merupakan uang palsu.

Namun, tak berselang lama, korban pun menyadari bahwa uang yang diberikan tersangka merupakan uang palsu. Korban kemudian melaporkan kasus ini ke Polsek Regol.

"Setelah itu kita selidiki dan akhirnya bisa kita amankan," kata dia.

Hasil penggeledahan, tim unit Reskrim Polsek Regol menemukan sejumlah uang palsu lainnya. Uang palsu yang ditemukan total Rp 4 juta.

"Kita temukan ada 68 pecahan Rp 50 ribu dan enam lembar pecahan Rp 100 ribu," tuturnya.

Atas perbuatannya ini, Rohmat ditahan di Mapolsek Regol. Dia dikenakan Pasal 36 ayat (2) dan (3) Undang-undang nomor 7 tahun 2011 tentang mata yang dan atau Pasal 245 KUHP.

"Ancamannya 10 tahun penjara," kata dia.



Sumber : detik.com

 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel