Begal Modus Tendang Motor-Lucuti Celana Korban Diringkus Polisi

Pelaku begal yang ditangkap polisi di Klaten, Sabtu (13/2/2021). Foto: Achmad Syauqi/detikcom
Klaten - Seorang pria pelaku begal berinisial GA (27) ditangkap polisi di Klaten, Jawa Tengah. Dalam aksinya, modus pelaku dengan melucuti celana korban agar tidak berkutik.

"Iya betul modusnya mencegat korban, menendang dan saat korban melawan dipukul serta celananya dilucuti agar tidak bisa lari. Motifnya pelaku hanya ingin menguasai harta korban," kata Kapolsek Karangdowo, Klaten, AKP Aleg Ipanudin, Sabtu (12/2/2021).

Menurut Aleg, pelaku ditangkap di rumahnya di Kecamatan Pedan. Penangkapan dilakukan setelah ada laporan kasus begal dan dilakukan penyelidikan.

"Kita tangkap di Pedan setelah dilakukan penyelidikan. Kita dalami karena modusnya sama dengan kejadian di wilayah Klaten utara tapi pelaku tidak mengakui," jelas Aleg.

Sementara itu, Kasubbag Humas Polres Klaten Iptu Nachrowi menambahkan, kasus pencurian dengan kekerasan pelaku itu terjadi tanggal 21 Januari 2021 di jalan persawahan Desa Tambak-Karangdowo, Dusun Turen, Desa Tambak, Kecamatan Karangdowo, sekitar pukul 02.15 WIB.

"Korbannya TS (58), setelah dilucuti celana lalu korban ditendang hingga ke persawahan dan tersangka mengambil barang korban di dalam beronjong sepeda motor. Yang diambil dompet dan ponsel," jelas Nachrowi.

Sebelum kejadian, pelaku berangkat dari rumah pukul 22.00 WIB naik sepeda motor untuk mencari sasaran. Sebelum beraksi, pelaku sempat main ke rumah temannya di Sukoharjo.

"Bermain di tempat temannya di Sukoharjo sambil menunggu waktu pagi. Setelah itu pulang dan di lokasi kejadian melihat korban mengendarai sepeda motor sendiri," ungkap Nachrowi.

"Tersangka menghentikan korban dengan cara menendang sepeda motor, kemudian menarik tangan korban sejauh sekitar 50 meter sambil memukuli wajah korban. Tersangka melucuti celana korban agar tidak bisa lari," imbuhnya.

Pelaku saat ini diancam Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan. Ancaman hukumannya maksimal sembilan tahun penjara.



Sumber : detik.com

 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel