Ditangkap, Pelaku Penculikan Bocah Viral di Klaten Ternyata Ibu-Anak

Tersangka ibu dan anak pelaku penculikan bocah di Klaten yang viral saat digelandang di Mapolres Klaten, Jumat (26/2/2021) Foto: Achmad Syauqi/detikcom
Klaten - Polisi menangkap dua pelaku penculikan anak SD di Klaten yang viral di media sosial. Pelaku yakni IR (52) dan RAR (25) merupakan ibu dan anak warga Kecamatan Way Jepara, Lampung Timur.

"Pelaku adalah IR dan RAR. Pelaku ini merupakan ibu dan anak," kata Kapolres Klaten AKBP Edy Suranta Sitepu kepada wartawan di Mapolres Klaten, Jumat (26/2/2021).

Edy menyebut antara korban dan salah seorang pelaku, RAR, sudah saling mengenal. Sebab RAR pernah indekos di rumah orang tua korban di Klaten.

"Pelaku RAR ini sekolah keperawatan dan saat KKN pernah ditampung di rumah korban jadi sudah kenal. Kejadian penculikan hari Selasa (23/2) pukul 10.00 WIB dan yang menjadi korban RS (9) sekolah kelas 3 di SDN desa tersebut," urai Edy.

Edy mengatakan peristiwa penculikan itu terjadi saat korban tengah bermain di jalan dekat rumah saksi MW. Kala itu, korban sedang bermain dengan beberapa anak lainnya.

"Korban bermain bersama lima orang anak. Saat bermain itu menurut saksi ada mobil warna putih ditumpangi dua perempuan datang menemui korban," lanjut Edy.

Beberapa saat peristiwa itu terjadi, polisi lalu mendatangi TKP penculikan di ruas Jalan Joton-Manisrenggo, Desa Joton, Kecamatan Jogonalan, Klaten. Kepada polisi, tersangka mengaku membawa korban ke Solo dan Yogyakarta lalu ke Bogor.

"Kami mengetahui kejadian itu sore hari sehingga kita tindak lanjuti datang ke TKP, menemui ibu korban, mendapatkan CCTV dan keterangan saksi. Dari CCTV benar mobil melintas di TKP," jelas Edy.

Edy mengatakan pihaknya sempat menyelidiki ke Yogyakarta dan mendapatkan keterangan pelaku bekerja di Bogor. Tim lalu berkoordinasi dengan Polres Bogor.

"Kita koordinasikan dengan Polres Kabupaten Bogor untuk mengetahui apakah pelaku bekerja di Bogor. Ternyata benar dan tanggal 24 Februari pukul 21.00 WIB pelaku kita tangkap bersama Polres Bogor untuk dibawa ke Klaten," jelas Edy.

Selengkapnya soal ancaman hukuman terhadap ibu dan anak pelaku penculikan di Klaten..

Dari tangan ibu dan anak itu, polisi menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya mobil sedan warna putih, pakaian, ponsel, hingga rekaman CCTV.

"Kita amankan beberapa barang bukti. Para tersangka kita kenakan UU 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak. Kita kenakan pasal 76 f Jo 83 yang ancaman hukumannya paling singkat 3 tahun dan paling lama 15 tahun," terang Edy Suranta Sitepu.

Diberitakan sebelumnya, postingan informasi soal peristiwa penculikan siswa kelas 3 SD di Klaten viral dan ramai diperbincangkan di media sosial Facebook. Bocah SD itu diculik pelaku bermobil dan kasusnya diselidiki polisi.

Sumber : detik.com

 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel