Muntah-muntah Usai Santap Hidangan Hajatan, 117 Warga Purwakarta Dilarikan ke Puskesmas

Pjs Kades Cibingbin, Enjang Kosasih memberikan penjelasan seputar kasus keracunan yang terjadi di wilayahnya. Foto/Ist.
PURWAKARTA - Diduga akibat keracunan makanan , sebanyak 117 warga Desa Cibingbin, Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta, harus dilarikan ke puskesmas. Mereka mengalami gejala mual dan muntah tidak lama setelah menyantap hidangan hajatan dari warga setempat.

Dugaan keracunan massal itu berawal saat salah seorang warga di RT 7 RW 3 Desa Cibingbin, menggelar syukuran khitanan. Pemangku hajat pun mengundang tetangga untuk bersama-sama merayakannya.

Sudah menjadi tradisi dari setiap syukuran atau hajatan, tuan rumah menyediakan hidangan berupa nasi dan lauk-pauknya untuk disajikan kepada tetangga yang datang. Warga yang mendapat hidangan seperti itu, langsung saja menyantapnya dengan lahap.

Disaat sudah pulang, mereka mulai mengeluhkan mual dan sebagian muntah-muntah. Gejala seperti itu dirasakan pula oleh hampir warga lain yang menyantap hidangan di acara hajatan tersebut. Keluarga mereka sempat panik yang kemudian melarikannya ke Puskesmas Wanayasa dan Darangdan.

"Benar di wilayah kami pada Selasa (23/2/2021) digelar hajatan. Saat ini masih ada tujuh orang lagi yang menjalani perawatan medis . Sementara yang lainnya sudah bisa pulang ke rumah maing-masing," kata Pjs Kepala Desa Cibingbin, Enjang Kosasih, Rabu (24/2/2021).

Menurutnya, sesaat setelah keracunan makanan , petugas medis sudah mengambil sampel dari sisa makanan hajatan. Rencanannya sampel makanan itu akan diperiksa di laboratorium. 

 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel