Penampakan Septic Tank Ditemukannya Tulang Belulang Lansia di Sukabumi

Penampakan septic tank ditemukannya tulang belulang lansia di Sukabumi (Foto: Dokumentasi warga)
Sukabumi - Tulang belulang manusia ditemukan di lubang yang akan dibuat septic tank, warga Kampung Cimapag, Desa Bumisari, Kecamatan Cikidang, Kabupaten Sukabumi. Tulang belulang itu milik Kasinem perempuan berusia 65 tahun.

Tulang belulang itu hanya ditemukan sebagian, sisanya diduga lebih dulu dipindahkan oleh pria inisial P (sebelumnya ditulis F) pria berusia 30 tahun yang juga warga setempat. Kepada warga P sudah mengakui perbuatannya, akhirnya ia digelandang ke Mapolres Sukabumi. Kasat Reskrim Polres Sukabumi AKP Rizka Fadhila membenarkan hal itu, namun ia masih irit bicara karena P baru dibawa warga Sabtu (20/2).

"Masih pemeriksaan," singkat Rizka melalui aplikasi perpesanan, Mimggu (21/2/2021).

Lubang septic tank tempat penemuan tulang belulang Kasinem berada di belakang rumahnya, pada Jumat (19/2) warga menggali lubang itu hingga kedalaman 2 meter. Tulang belulang ditemukan bersama beberapa helai rambut yang sudah beruban.

"Lubang itu rencananya memang akan dibuat oleh Kasinem di belakanf rumahnya, yang membuatnya juga si P ini. Tulang itu ditemukan di kedalaman 1 - 1,5 meter, tapi sebagian besar (tulang lainnya) menurut pengakuan si P sudah dibuang ke Sungai Cibungur," kata Solihudin, Kepala Desa Bumisari.

Sebelumnya, bau busuk menyingkap misteri hilangnya Kasiem selama 1 tahun terakhir. Namun ramai hilangnya perempuan yang bekerja sebagai tukang kredit barang kelontongan itu baru tersebar selama tiga pekan terakhir.

"Keterangan sementara jadi dua atau tiga minggu yang lalu saya dapat laporan dari RT bahwa ada warga ke RT-an tersebut yang sudah setahun yang tidak kelihat atas nama Kasinem. Kami dan warga sebelumnya memang sudah curiga dan kecurigaan mengarah ke seseorang," lanjut Solihudin dalam keterangan sebelumnya kepada detikcom.

Warga akhirnya menginterogasi F, akhirnya terkuak nenek Kasinem dihabisi nyawanya, lalu mayatnya dimasukan ke dalam lubang dengan kedalaman sekitar 1,5 meter.

"Jasad korban dikubur, di bagian atasnya ditutup semacam kayu-kayu. Kenapa bisa diketahui? Karena belum lama ini pelaku memindahkan sebagian tulang belulang dan membuangnya ke sungai, ada yang tersisa kemudian ditemukan oleh warga karena tercium bau menyengat. Pelaku sendiri sudah mengakui semua perbuatannya," ujar Solihudin.

Warga kemudian menyerahkan pelaku ke Mapolres Sukabumi, sebelumnya personel Unit Reskrim Polsek Cikidang, Puskesmas dan aparat desa setempat mendatangi lokasi.

"Kepolisian sudah ke lokasi, memeriksa lubang tersebut dan memasang garis polisi," pungkas Solihudin.

Sumber : detik.com
 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel