Seorang Ibu Hamil Meninggal Akibat Longsor Nganjuk

Banjir dan longsor terjang Nganjuk, seorang ibu hamil ditemukan meninggal. Foto sitimewa
SURABAYA - Intensitas hujan sedang pada Minggu (14/2/2021) mulai pukul 15.00 WIB hingga 19.00 WIB mengakibatkan tebing longsor di Dusun Selopuro, Desa Ngetos Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk . Bencana tersebut terjadi pada pukul 18.00 WIB. Lokasi bencana berada di dekat retakan pada tahun sebelumnya.

Peristiwa itu mengakibatkan 14 orang mengalami luka ringan dan kini sudah dalam penanganan Puskesmas Ngetos. Lalu dua orang hilang dan sudah ditemukan dalam keadaan selamat. Kedua korban mengalami luka -luka pada kaki. Dua orang juga ditemukan meninggal dunia. 

Sementara 16 orang lainnya masih dalam proses pencarian. “Saat ini ada sebanyak 147 orang yang mengungsi di rumah kepala desa Ngetos,” kata Plt. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim, Yanuar Rachmadi, Senin (15/2/2021).

Dua orang warga yang meninggal dunia atas nama, Khasanah (45) ditemukan pukul 00.15 WIB dan Sri Utami (31) di temukan pukul 03.26 WIB. Tragisnya, Sri Utami meninggal dalam keadaan hamil empat. Sedangkan warga yang ditemukan dalam keadaan luka diantaranya, Fatim yagn kini dirawat di RSUD Nganjuk. Lalu Yuli dirawat di PKM Ngetos. “ Longsor juga mengakibatkan delapan rumah warga mengalami rusak berat,” tandas Yanuar. 

BPDB Jatim, lanjut dia, telah mengirim bantuan personil serta peralatan dan logistik ke Kabupaten Nganjuk. Bantuan itu berupa satu set alat komunikasi, satu unit perahu karet, empat set alat pelindung diri. “BPBD Nganjuk bersama relawan saat ini telah melakukan pendataan di lokasi kejadian. BPBD juga sudah mengevakuasi warga dan menangani korban yang luka-luka,” ujar Yanuar.



 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel