Terungkap! Ini Dia Pelaku Pembunuhan 4 Orang Sekeluarga di Rembang

Rilis kasus pembunuhan empat orang sekeluarga di Rembang (Foto: Arif Syaefudin/detikcom)
Rembang - Polisi akhirnya mengungkap identitas pelaku pembunuhan yang menewaskan empat orang sekeluarga di Padepokan Seni Ongko Joyo Rembang. Polisi menetapkan satu tersangka pembunuhan empat orang sekeluarga di Rembang, bernama Sumani (43).

"Tersangka satu orang, Sumani, umur 43 tahun, laki-laki, agama Islam, alamat Desa Pragu Rt 02 Rw 02 Kecamatan Sulang Kabupaten Rembang," terang Kapolda Jawa Tengah Irjen Ahmad Luthfi dalam jumpa pers di Mapolres Rembang, Kamis (11/2/2021).

Luthfi mengatakan saat ini pelaku masih menjalani perawatan di RSUD dr R Soetrasno Rembang. Namun, polisi tidak merinci kondisi pelaku.

"Latar belakang tersangka melakukan tindak pidana, dengan siapa melakukan pembunuhan, dan hasil pembunuhan digunakan untuk apa, tersangka belum bisa dimintai keterangan. Dikarenakan sakit dan opname di ICU RSUD Rembang," jelasnya.

Sehingga polisi belum bisa mendalami keterangan dari pelaku. Lutfhi memastikan tersangka Sumani belum punya catatan kriminal di kepolisian.

"Tersangka dalam hasil pemeriksaan belum pernah melakukan tindak pidana dan belum pernah dihukum," ucapnya.

Adapun korban dalam insiden tersebut di antaranya, dalang Ki Anom Subekti (60), Tripurwati (50), Alfitri Saidantina (13), Galuh Lintang Laras Kinanti (10).

Polisi mengungkap semua korban pembunuhan ini memiliki luka akibat pukulan benda tumpul pada kepalanya. Setelah diautopsi, jenazah keempat korban telah dimakamkan pada Kamis (4/2) malam.

Sebelum mengumumkan tersangka pembunuhan, polisi sempat mengungkap telah menemukan jejak sidik jari terduga pelaku dan sejumlah bukti di sekitar lokasi. Sementara itu, dari pemeriksaan keempat korban diduga tewas saat tengah tertidur karena tidak ada tanpa perlawanan.

"Memang sepertinya korban dikenai kekerasan benda tumpul, dalam keadaan istirahat, jadi tidak tahu. Karena (hasil pemeriksaan) tidak ada tanda perlawanan," kata Karumkit Bhayangkara Polda Jateng, Kombes Sumy Hastry Purwanti, kepada wartawan, Kamis (4/2).

Polisi juga mengungkap tak ada barang milik korban yang hilang di lokasi kejadian. Atas dasar itu pihak kepolisian menduga motif penganiayaan yang berujung pada kematian keempat korban sekeluarga itu bermotif dendam.

"Yang menjadi korban yaitu satu keluarga. Namun tidak ada barang-barang yang berhasil atau barang-barang yang diambil oleh pelaku. Jadi kesimpulan kami ini adalah dendam yang dilakukan oleh pelaku terhadap korban," ujar Kapolres Rembang AKBP Kurniawan, Jumat (5/2).



Sumber : detik.com

 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel