Kelelahan, Pengayuh Becak di Blitar Tewas dengan Posisi Duduk

BLITAR - Sutarwi (66) warga Kelurahan Babadan, Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar sempat mengaku lemas, sebelum akhirnya kehilangan kesadaran dan dinyatakan meninggal dunia.

Jasad Sutarwi yang sehari hari bekerja mengayuh becak , tergeletak di komplek pasar Wlingi. "Yang bersangkutan meninggal mendadak," ujar Kapolsek Wlingi, Kompol Yoni Sugiarto kepada wartawan.

Sebelum diketahui meninggal dunia, sejumlah pedagang melihat Sutarwi masih mengayuh becaknya. Mungkin kelelahan. Setelah lalu lalang mengayuh, Sutarwi tiba tiba berhenti. Ia beristirahat di pasar Wlingi bagian depan. "Yang bersangkutan awalnya bersandar di kursi bawah tangga pasar Wlingi," kata Yoni.

Sutarwi duduk sendiri. Sementara orang orang di sekitarnya sibuk berlalu lalang. Sutarwi, kata saksi terlihat lemas. Wajahnya pucat.

Saat saksi mendekat, tidak berlangsung lama yang bersangkutan tidak sadarkan diri. Celana yang dikenakan Sutarwi basah oleh air seni. Yang bersangkutan dalam kondisi ngompol. "Setelah dicek nadinya ternyata sudah tidak berdetak. Yang bersangkutan sudah meninggal," papar Yoni.

Keterangan yang disampaikan keluarga, Sutarwi sering mengeluh masuk angin. Namun meski demikian, yang bersangkutan tetap nekat bekerja. Dari pemeriksaan, petugas tidak menemukan tanda bekas kekerasan.

Sementara pihak keluarga menerima kematian yang murni dikarenakan sakit. Pihak keluarga meminta untuk tidak dilakukan otopsi. "Pihak keluarga membuat surat pernyataan untuk tidak dilakukan otopsi," pungkas Yoni.

 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel