Ngaku Temukan Bayi, Wanita Sukabumi Ini Ternyata Ibu Kandungnya

Penyerahan bayi kepada ibu kandungnya (Foto: Istimewa)
Sukabumi - Sebaik-baiknya menyimpan bangkai, lama-lama baunya akan tercium juga. Pepatah itu layak diberikan kepada NI (36) perempuan yang mengaku menemukan bayi di belakang pintu rumahnya pada Minggu (28/3).

Warga Kampung Cinaron, Desa Buniwangi, Kecamatan Surade itu ternyata adalah ibu kandung dari bayi yang diakuinya ditemukan setelah mendengar suara ketukan di pintu belakang rumahnya. Diketahui NI sendiri saat itu langsung menghubungi suaminya yang bekerja di luar negeri.

"Kita melakukan pemeriksaan saksi dan mengumpulkan sejumlah barang bukti, ternyata yang membuang bayi itu, tidak lain adalah NI yang menemukan bayi itu. Iya, jadi NI ini adalah orang yang mengaku pertama kali menemukan bayi di belakang rumahnya," kata Kapolsek Surade AKP Norbertus Santoso kepada wartawan, Kamis (1/4/2021).

Setelah menjalani pemeriksaan polisi, NI akhirnya mengakui semua perbuatannya. Bayi yang dilahirkan dengan berat sekitar 3,9 kilogram dan panjang 52 centimeter itu adalah anak yang dikandungnya.

Ia mengaku panik dan langsung merangkai cerita seolah-olah menemukan bayi dan memberitahukan kepada suaminya yang bekerja di luar negeri.

"Jadi, setelah menghubungi (suaminya) via telepon selulernya itu suaminya langsung menghubungi ibunya yang berada di wilayah Surade dan mengambil bayi tersebut kemudian dibawa ke Puskesmas Buniwangi, Kecamatan Surade," papar Nobertus.

Kepada polisi NI nekat merangkai cerita karena malu kepada orang tuanya. Kepada polisi NI mengaku melakukan hubungan gelap dengan tetangganya sendiri hingga membuahkan anak.

"Jadi karena malu. Akhirnya sewaktu melahirkan ia langsung merangkai cerita. Seperti seolah-olah dia menemukan bayi. Padahal, bayi yang ditemukannya itu adalah anaknya sendiri hasil dari hubungan gelap dengan kekasihnya itu," pungkas dia.

Melahirkan di Kamar Mandi

Pelaksana tugas (Plt) Camat Surade Ukat Sukayat membenarkan soal pelaku pembuangan bayi yang merupakan ibu kandungnya tersebut, adalah orang yang pertama kali menemukannya.

"Iya, memang begitu kronologisnya, Jadi NI ini diketahui telah melahirkan bayi tersebut di kamar mandi rumahnya seorang diri tanpa bantuan siapapun. Bayi lahir pada Sabtu (27/03/2021) sekitar pukul 03.30 WIB," ungkapnya.

Setelah berhasil terungkap, akhirnya sang ibu dari bayi mungil tersebut langsung meminta maaf kepada Muspika Kecamatan Surade dan meminta agar bayinya tersebut dibawa oleh NI ke rumahnya untuk dirawat seperti pada umumnya.

"Kemarin kami serahkan bayi itu kepada NI disertai. Iya, kita serahkan hasil dari kesepakatan bersama, baik itu suaminya maupun pihak keluarganya," bebernya.

Proses serah terima bayi ini, disaksikan oleh pemerintah Kecamatan Surade, Polsek Surade, Koramil, Dinas Sosial serta petugas Desa Buniwangi.

"Kami berharap agar kasus serupa tidak terulang kembali, maka saya menghimbau kepada seluruh warga agar senantiasa meningkatkan keimanannya. Selain itu, jika melakukan perbuatan apapun, maka harus siap dengan tanggung jawabnya," ujar Ukat.

Sebelumnya diberitakan NI mendengar bunyi ketukan pintu belakang rumahnya sekitar pukul 03.00 WIB. Bayi yang diketahui berjenis kelamin laki-laki itu masih lengkap dengan ari-ari yang menempel di tubuhnya. Kepolisian yang menerima laporan soal temuan itu, langsung melakukan penyelidikan.

"Jadi saat itu, Ibu NI mendengar suara seperti ada yang mengetuk pintu belakang rumahnya, kemudian ia membuka pintu dan terlihat ada bayi yang tergeletak di bawah pintu dengan kondisi menangis dan terbungkus kain," kata Kapolsek Surade, AKP Norbertus Santoso kepada wartawan, Minggu (28/3/2021).

Sumber : detik.com

 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel