3 SD di Jombang Dibobol Pencuri Dalam 4 Bulan, Kerugian Capai Rp 198 Juta

Foto: Enggran Eko Budianto
Jombang - Tiga SD Negeri (SDN) di Jombang dibobol pencuri hanya dalam 4 bulan. Terakhir di SDN Japanan 1, Kecamatan Mojowarno. Pelaku membawa kabur peralatan elektronik senilai Rp 50 juta.

Guru SDN Japanan 1 Rochmad Pujiono mengatakan, pencurian diketahui penjaga sekolah pagi tadi sekitar pukul 06.30 WIB. Saat itu, penjaga sekolah menemukan ruangan guru dalam kondisi berantakan.

"Penjaga mau bersih-bersih kantor dan ruang kelas. Ruang kantor sudah berantakan. Kami langsung lapor ke polisi," kata Rochmad saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (30/4/2021).

Rochmad memperkirakan pelaku membobol ruangan guru SDN Japanan 1 pada Kamis (29/4) atau dini hari tadi. Maling masuk dengan mencongkel jendela ruang kelas 3 yang bersebelahan dengan ruangan guru. Selanjutnya, pelaku masuk ke ruangan guru.

"Kebetulan pintu ke ruangan guru tak ada kuncinya, hanya diganjal pakai bangku di kelas 3," terangnya.

Polisi telah datang ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan meminta keterangan para saksi. Kapolsek Mojowarno AKP Yogas menjelaskan pencuri berhasil membawa kabur sejumlah peralatan elektronik milik SDN Japanan 1. Yaitu 7 LCD, 2 monitor komputer, 2 PC Komputer 1 laptop dan 2 printer.

"Kerugian materi kurang lebih Rp 50 juta," ungkapnya.

Dari olah TKP polisi menyita barang bukti boks laptop dan beberapa kabel di ruangan guru. Yogas menambahkan saat ini pihaknya masih menyelidiki kasus pembobolan SDN Japanan 1. Dia memperkirakan pelaku lebih dari satu orang.

"Pelaku masuk dengan mencongkel jendela ruang kelas. Selanjutnya masuk ke ruangan guru melalui pintu penghubung ruang kelas dengan ruang guru," tandasnya.

Pencurian ini menjadi yang ketiga kalinya terjadi di Jombang selama 4 bulan terakhir. Kasus pertama terjadi di SDN Mancar 1, Kecamatan Peterongan pada awal tahun, Jumat (29/1). Komplotan maling membawa kabur 8 proyektor, 2 printer, 1 laptop, 1 sound system, 3 monitor dan 3 CPU komputer. Kerugian total lebih dari Rp 100 juta.

Kasus kedua di SDN Kedungpapar, Kecamatan Sumobito pada Sabtu (17/4). Pelaku masuk dengan mencongkel jendela ruangan kelas 4 yang tak dilengkapi teralis. Dari ruangan kelas 4, pelaku mencongkel pintu menuju ke kantor guru dan ruangan kepala sekolah yang terletak di sebelahnya.

Pencuri mengambil 2 CPU, 4 monitor LCD, TV 14 inchi, 3 laptop, 2 microphone wireless, serta 1 thermo gun dari kantor guru. Sedangkan dari laci meja ruangan kepala sekolah, pelaku mencuri uang tunai Rp 1 juta. Total kerugian SDN Kedungpapar Rp 48 juta.

Sumber : detik.com
 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel