Awas Modus Baru! Pura-pura Numpang BAB, Pencuri di Mojokerto Kuras Harta

Ayumi (56) pedagang gado-gado di lingkungan/Kelurahan Prajuritkulon, Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto, menunjukan lemari yang dibongkar pencuri wanita.Foto/SINDOnews/Tritus Julan.
MOJOKERTO - Menjelang hari raya Idul Fitri 1442 H, warga Kota Mojokerto sepertinya harus meningkatkan kewaspadaan. Bagaimana tidak, aksi pencurian kini mulai marak di Kota Onde-onde.

Modusnya beragam, terbaru yakni dengan dalih menumpang ke kamar mandi. Parahnya pelaku merupakan dua orang wanita. Saat beraksi salah satunya turut serta membawa seorang anak yang masih kecil. Pelaku menjadikan warung makan rumahan sebagai targetnya.

Seperti yang dialami Ayumi (56), pedagang gado-gado di lingkungan/Kelurahan Prajuritkulon, Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto. Seluruh perhiasan serta ponsel milik anaknya, Afifa Ayu Kumalasari (11) amblas digasak pencuri.

"Saya baru sadar kalau dua perempuan dan satu anak yang datang ke sini itu pencuri setelah anak saya kehilangan handphone-nya. (Usia anaknya) kira-kira masih play group," kata Ayumi saat ditemui di rumahnya Rabu (28/04/2021).

Kepada Ayumi, kedua wanita itu mengaku ingin memesan gado-gado dan rujak yang akan digunakan untuk makanan berbuka bersama. Ditengah pembicaraan, salah satu perempuan yang usianya sekitar 25 tahun hendak menumpang ke kamar mandi.

"Sepetinya pelaku ini memang sengaja mengalihkan, satu perempuan pura-pura BAB, satu perempuan bersama anak ini mengajak ngobrol. Tanyak-tanyak kondisi bapak yang memang sedang sakit stroke," tuturnya.

Menurut dia, aksi pencurian itu berlangsung cukup singkat. Hanya sekitar lima menit usai salah satu pelaku meminta izin untuk pergi ke kamar mandi. Para pelaku kemudian mengambil perhiasan seberat 12 gram, uang tunai sebesar Rp3 juta serta sebuah ponsel milik anak Ayumi.

Menurut dia, sebelum melakukan aksinya Ayumi mengaku salah satu dari pelaku terlebih dahulu datang ke rumah untuk memesan makanan. Kemudian pada sore harinya sekira pukul 15.00 WIB, pelaku datang bersama dengan rekannya dengan membawa anak kecil.

"Kalau ciri-cirinya pelaku itu, satu perempuan berusia kurang lebih 63 tahun. Orangnya gemuk besar dan agak hitam lalu memakai rok hitam bermasker. Sedangkan satu lagi perempuan berusia sekitar 25 tahun mamakai celana hitam dan kaos kecoklat-coklatan dan pakai alis pasangan bermakeup, " paparnya.

Usai berhasil mengasak barang berharga, dua perempuan dan satu anak perempuan yang tak dikenalinya langsung kabur membawa sepeda motor yang mereka parkir di seberang jalan. Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian hingga Rp10 juta rupiah.

"Para pelaku kelihatanya memang sengaja mengincar sini. Pelaku juga menjebol lemari. Kami sudah melaporkan, dan polisi juga sudah datang ke sini melakukan pemeriksaan. Semoga bisa secepatnya tertangkap," tandas Ayumi.

Sementara itu Kapolsek Prajuritkulon Kompol Sulkhan saat dikonfirmasi menyebut hingga kini pihaknya masih melakukan upaya penyelidikan terhadap aksi pencurian tersebut. Ia mengaku sudah menerjunkan tim ke lokasi untuk melakukan penyelidikan.

"Kita sudah datangi ke lokasi kemarin malam dan ini masih dalam penanganan," kata Sulkhan singkat.

Sumber : SINDONEWS.COM
 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel