Keracunan Massal, 110 Karyawati Pabrik Sepatu di Jombang Muntah dan Diare

Korban keracunan massal PT Venezia Footwear yang dirawat di IGD RSK Mojowarno, Jombang/Foto: Enggran Eko Budianto/detikcom
Jombang - Keracunan massal terjadi di PT Venezia Footwear, Desa Banjaragung, Bareng, Jombang. Sedikitnya 110 karyawati pabrik sepatu tersebut mengalami mual, muntah, diare dan demam.

Kapolsek Bareng AKP Nanang Sujianto mengatakan, keracunan massal itu berawal saat sekitar 500 karyawati PT Venezia Footwear bekerja lembur pada Kamis (29/4) pukul 15.00-21.00 WIB. Saat berbuka puasa, mereka makan nasi bungkus yang dari perusahaan.

"Yang lembur 500 orang diberi makan oleh perusahaan berupa nasi bungkus yang dibeli dari Warung Sahabat di depan pabrik," kata Nanang saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (30/4/2021).

Pulang dari bekerja, lanjut Nanang, hanya sebagian kecil karyawati yang mengalami gejala keracunan berupa mual, muntah dan diare. Jumlah yang mengalami gejala keracunan semakin bertambah pagi tadi sekitar pukul 09.00-09.30 WIB, saat ratusan karyawati kembali bekerja.

"Total yang ke klinik Venezia sekitar 75 orang, yang dibawa ke RSK Mojowarno sekitar 35 orang. Sebagian yang di klinik ada yang sudah pulang dan bekerja lagi setelah diperiksa dan diberi obat," terangnya.

Sebanyak 110 karyawati PT Venezia Footwear itu diduga keracunan nasi bungkus atau air mineral yang diberikan perusahaan untuk berbuka puasa, saat mereka bekerja lembur. "Nasi bungkus yang tidak kemakan dan air minum buatan pabrik kami sita. Besok kami kirim ke Labfor," imbuh Nanang.

Anggota Polsek Bareng dan Satreskrim Polres Jombang datang ke PT Venezia Footwear untuk mencari barang bukti. Polisi menyita sisa nasi bungkus dari pabrik dan sisa makanan dari Warung Sahabat, pembuat nasi bungkus tersebut.

"Nasi bungkus ikannya cecek atau kulit sapi, minumannya air putih yang diproduksi pabrik. Sampel makanan akan kami kirim ke Labfor," jelas Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Teguh Setiawan.

Polisi juga menggali keterangan dari para saksi soal keracunan massal itu. Di antaranya 2 orang perwakilan PT Venezia Footwear dan pemilik Warung Sahabat, yang membuat nasi bungkus untuk ratusan karyawati yang bekerja lembur.

"Saat ini kami interogasi dua orang perwakilan perusahaan dan satu orang pembuat makanan," pungkas Teguh.

Sumber : detik.com
 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel