Nasabah Bank di Kediri Dirampok, Rp 500 Juta Raib

Lokasi kejadian (Foto: Istimewa)
Kediri - Seorang nasabah bank di Kediri menjadi korban perampokan. Uang Rp 500 juta yang disimpan di dalam tas raib setelah dirampas pelaku.

Korban adalah Sutrisno (45), warga Gurah, Kediri. Korban dirampok dengan modus gembos ban di Jalan dr Sutomo, tepatnya di depan SPBU Desa Pelem, Pare, Kediri.

Perampokan ini berawal saat korban mengambil uang di BCA Pare sebesar Rp 500 juta. Uang itu dimasukkan ke dalam tas. Korban bersama anak perempuannya kemudian naik mobil pribadinya untuk pulang.

Di tengah perjalanan, korban merasa ban mobilnya kempes. Saat itu, perjalanan sampai di utara SPBU Pelem. Setelah dicek ternyata benar, ban sebelah kiri belakang kempes. Korban membuka pintu mobil untuk melihat kondisi ban.

Saat memeriksa kondisi ban, ada seorang pria bertanya soal arah jalan di sebelah kiri mobil. Di saat bersamaan ada seorang pria lain membuka pintu sebelah kanan dan mengambil tas berisi uang dan langsung lari ke arah sepeda motor dan kabur ke arah selatan.

"Iya benar ada kejadian tersebut dan dilaporkan ke Polsek Pare, anggota Reskrim Polres Kediri sedang membantu menyelidiki keterangan saksi di TKP dan menganalisa TKP. Sebagian besar ciri pelaku sudah kami ketahui," ujar Kasat Reskrim Polres Kediri Iptu Rizkika Atmadha Putra kepada detikcom, Jumat (16/4/2021).

Dari keterangan korban kepada polisi, pelaku perampokan berjumlah dua orang. Satu orang pelaku utama (yang mengambil tas korban) menaiki motor Honda Sonic berwarna hitam strip merah. Kemudian pelaku lain naik motor Honda Vario warna hitam.

Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono mengimbau kepada warga agar selalu waspada terutama di bulan Ramadhan dan saat melakukan transaksi keuangan di bank.

"Kami mengimbau agar masyarakat lebih berhati hati dan waspada saat melakukan transaksi keuangan di bulan Ramadhan ini. Apabila merasakan hal seperti demikian agar mencari tempat yang aman untuk memperbaiki kerusakan, serta menghubungi keluarga atau kerabat di sekitar. Apabila mengambil dalam jumlah besar dapat meminta bantuan pengawalan dari polsek maupun Polres Kediri," kata Lukman.

Sumber : detik.com

 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel