Mengaku Dukun, Pria Ini Cabuli Korban dan Bawa Kabur Hartanya

Seorang pria di Ponorogo Jawa Timur mengaku sebagai dukun yang bisa mengobati penyakit. Pasien yang akirnya menjadi korban, diajak melakukan ritual. Korban dipijit dan dicabuli. (Foto tangkapan layar)
PONOROGO - Seorang pria di Ponorogo Jawa Timur mengaku sebagai dukun yang bisa mengobati penyakit. Pasien yang akirnya menjadi korban, diajak melakukan ritual. Korban dipijit dan dicabuli . Parahnya lagi, saat korban lengah, harta korban dijarah.

Setelah diburu, polisi akhirnya menangkap pelaku, dilokalisasi, prostitusi. Pelaku yang diketahui identitasnya bernama Agus Prianto (41), warga Kediri ini diamankan petugas polsek Sukorejo Ponorogo.

Pelaku, yang juga residivis ini, awalnya bekenalan dengan korban, seorang ibu, warga Babadan Ponorogo. Pelaku mengaku sebagai dukun, yang bisa menyebuhkan penyakit. Diduga memiliki kemampuan menghipnotis, korban pun percaya dengan pelaku.

Pelaku mendatangi korban dan mengajak korban melakukan ritual di kawasan Sukosewu. Selain ritual, korban juga dipijit. Saat dipijit inilah, korban dicabuli oleh pelaku. Selanjutnya, korban disuruh sholat. Saat korban sedang sholat itulah pelaku membawa kabur sepeda motor, tas dan uang milik korban.

Sadar telah ditipu dan motornya dicuri, korban melapor ke Mapolsek Sukorejo. Petugas pun memburu pelaku dan berhasil ditangkap di lokalisasi prostitusi, Guyangan Nganjuk. Kepada polisi, pelaku mengakui, telah mencuri motor, dan mencabuli korbannya.

Kapolsek Sukorejo, AKP Beni Hartono, pihaknya sedang mengembang kasus tersebut. Terungkap, pelaku melancakan aksi tersebut lebih dari satu kali. Sejauh ini telah ditemukan dua korban beserta barang bukti yang diamankan.

Ada dua sepeda motor dari dua korban di lokasi berbeda. “Modusnya sebagai orang pintar atau dukun . Satu laporan lainnya di nganjuk,” kata AKP Hartono, Jumat (11/6/2021).

AKP Hartono meminta warga yang pernah menjadi korban agar segera melapor ke kepolisian terdekat.

 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel