Pria di Blitar Congkel Mesin ATM Karena Butuh Uang untuk Nikah

Polisi di mesin ATM yang dicongkel pelaku/Foto: Istimewa
Blitar - Pandangan SW (56) kosong saat diperiksa petugas kepolisian. Rencananya melangsungkan pernikahan terancam batal, karena aksi nekatnya mencongkel mesin ATM ketahuan.

SW diamankan petugas Polsek Garum usai ketahuan mencongkel mesin ATM di area SPBU Agung Bence Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar. Sekitar pukul 01.00 WIB, SW terlihat membawa sebuah karung ketika memasuki mesin ATM.

Merasa curiga, petugas keamanan mendekati dan melihat pria berjaket cokelat tersebut membuka ATM dengan cara mencongkel pintu. Bagian dalam mesin ATM itu terbuka. Namun pelaku tak tahu bahwa uang yang akan diambil masih tersimpan di dalam sebuah brankas besi.

"Saksi menegur dan orang tersebut meninggalkan mesin ATM dan menuju jalan. Saksi lain menghubungi petugas Polsek Garum, sementara saksi pertama terus mengajaknya ngobrol sambil menunggu petugas. Selanjutnya pelaku dan barang bukti berhasil diamankan petugas Polsek Garum," kata Kapolsek Garum, Iptu Burhanudin saat dikonfirmasi detikcom, Kamis (10/6/2021).

Beberapa barang bukti yang diamankan yakni sebuah sabit, sebuah kapak dan sebuah karung plastik putih. Dalam pemeriksaan, SW diketahui merupakan warga Desa Kendalrejo, Kecamatan Talun.

Keterangan pihak keluarga, pelaku pernah dirawat sebagai pasien ODGJ di RSJ Lawang, Malang. "Awalnya pandangannya memang kosong. Tapi ketika kami tanya, jawabannya selalu nyambung. Yang jelas, keterangan dari keluarganya, pelaku ini butuh biaya untuk menikah. Dia dulu pernah menikah namun pisah. Dan saat ini rencananya mau menikah lagi," lanjutnya.

Polisi mengaku belum bisa memutuskan status pelaku. Proses pemeriksaan kejiwaan akan dilakukan untuk mengetahui kondisi psikisnya. Saat ini, pelaku diamankan di Mapolsek Garum.

Sumber : detik.com
 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel