Terungkap! Pria 'Petugas Puskesmas' Minta Foto Payudara Peserta Vaksin

Pers rilis kasus 'petugas Puskesmas' dan minta foto payudara peserta vaksin, di Mapolres Boyolali (Foto: Istimewa/dok. Satreskrim Polres Boyolali)
Boyolali - Sempat geger kasus orang yang mengaku pegawai Puskesmas Teras, Kabupaten Boyolali, dan meminta foto payudara peserta vaksin Corona atau COVID-19. Pelaku pengirim pesan melalui aplikasi WhatsApp (WA) itu sudah terungkap.

"Orang yang mengirim WA kepada dua orang peserta vaksin yang mengaku petugas Puskesmas Teras itu sudah ditemukan," kata Kanit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polres Boyolali, Iptu Joko Purwadi, di kantornya, Kamis (29/7/2021).

Joko Purwadi mengatakan, setelah kasus tersebut viral di media sosial, pihaknya langsung menindaklanjuti. Pihaknya melakukan koordinasi dan memintai keterangan dari Puskesmas Teras dan sejumlah instansi yang lain. Juga kepada dua orang peserta vaksin yaitu inisial L (25) dan N (25), yang mendapat WA dari pelaku yang mengaku petugas Puskesmas.

"Setelah kita klarifikasi, ketemulah sama orang yang mengirim WA yang mengaku petugas Puskesmas Teras itu. Ternyata orang ini (pelaku) masih satu rekan kerja dengan dua orang peserta vaksin. Masih satu kantor di salah satu PT di Solo," jelas Joko.

Pelaku tersebut berinisial N (47) warga Sukoharjo. Petugas pun memintai keterangan N.

"Dalihnya itu hanya iseng, karena itu teman (satu kantor), otomatis tahu nomornya (HP). Jadi terkait data peserta vaksin itu aman, tidak bocor," tandasnya.

Disebutkan, pelaku N akhirnya juga sudah minta maaf kepada L dan N. Dia juga telah mendatangi Puskesmas Teras untuk meminta maaf. Pihak Puskesmas akhirnya memaafkan tetapi minta pelaku membuat klarifikasi ke media. N ini juga mengundurkan diri dari perusahaan tempatnya bekerja.

"Dengan fakta seperti itu kita kedepankan proses secara persuasif, jadi kita tidak bicara terkait dengan pembuktian pidana, tapi karena sudah ada langkah seperti itu, ya kita upayakan persuasif, kita restorative justice, selesai," katanya.

Kasus ini pun tidak dilanjutkan ke proses hukum.

Seperti diberitakan sebelumnya, sebuah foto tangkapan layar rekaman percakapan WhatsApp (WA) yang mengaku petugas Puskesmas Teras, Boyolali, dengan seorang peserta vaksin COVID-19, viral di media sosial. Pelaku yang mengaku petugas Puskesmas itu meminta foto payudara dan bagian intim korban dengan dalih pemantauan kesehatan pasca-vaksin.

"Pelaku seakan-akan dari Puskesmas dan menghubungi korban untuk cek fisik terkait pelayanan pasca vaksinasi. Tapi pada intinya korban itu justru disuruh foto bagian tubuh intimnya," kata Kapolsek Teras, AKP Agus Marjoko, kepada wartawan Senin (5/7).

Sumber : detik.com

 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel