Pabrik Kain PT Mertex di Mojokerto Terbakar, Warga Dengar Ledakan

PT Mertex terbakar (Foto: Enggran Eko Budianto)
Mojokerto - Kebakaran hebat melanda pabrik kain PT Mertex di Jalan Bypass Mojokerto, Desa Lengkong, Mojoanyar, Mojokerto. Warga di dekat pabrik tersebut sempat mendengar satu kali suara ledakan dari lokasi kebakaran.

Karyawan PT Mertex Sutikno (52) mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 13.30 WIB. Menurut Sutikno, api berasal dari gudang penyimpanan kapas bekas sisa produksi di dalam pabrik kain tersebut.

"Asal api dari gudang kapas bekas, kemungkinan karena korsleting listrik pada mesin pengepresan kapas yang mengenai kapas bekas," kata Sutikno kepada wartawan di lokasi, Rabu (8/9/2021).

Dari gudang kapas bekas, lanjut Sutikno, api menjalar ke bagian produksi benang dan penenunan kain PT Mertex. Luas area pabrik yang terbakar diperkirakan 100x50 meter persegi.
PMK berjibaku memadamkan kebakaran (Foto: Enggran Eko Budianto)
"Sebagian karyawan membantu memadamkan api pakai hidran, lainnya keluar untuk menyelamatkan diri," terangnya.

Hal senada dikatakan Wahyudi (56), karyawan PT Mertex. Menurut Wahyudi, api berasal dari gudang pengepresan kapas sisa produksi. Kapas menjadi bahan untuk membuat benang yang selanjutnya ditenun menjadi kain.

"Tidak tahu ada korban apa tidak. Kami tadi hanya ikut membantu pemadaman," ungkapnya.

Hingga pukul 16.00 WIB, asap hitam tebal masih mengepul dari lokasi kebakaran. Mobil PMK hilir mudik keluar dan masuk ke dalam PT Mertex.

Sayangnya, satpam pabrik melarang wartawan untuk masuk. Nampak para karyawan yang seharusnya masuk kerja sif siang pukul 14.00 WIB, belum diizinkan masuk ke pabrik kain tersebut.

Warga yang tinggal di sisi utara PT Mertex Yus Kristiawan mengaku sempat mendengar suara ledakan pada awal kebakaran terjadi. "Setelah tahu asapnya tiba-tiba ada bunyi dum. Saya kira ban meletus, ternyata dari pabrik. Meledak sekali," tandasnya.

Sampai sore ini Kapolsek Mojoanyar AKP Anwar Iskandar belum bisa dikonfirmasi terkait kebakaran di wilayah hukumnya ini. Nomor ponsel miliknya tidak bisa dihubungi sama sekali.

Sumber : detik.com

 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel