Begini Kondisi 14 Siswa SMKN 1 Rejotangan Tulungagung yang Keracunan

Siswi SMK Negeri 1 Rejotangan Tulungagung yang mengalami keracunan/Foto: Adhar Muttaqin/detikcom
Tulungagung - Belasan siswa SMKN 1 Rejotangan, Tulungagung masih menjalani perawatan di Puskesmas Banjarejo. Mereka keracunan makanan.

Penanggung jawab IGD dan Rawat Inap Puskesmas Banjarejo Edi Suroso mengatakan, secara umum 14 siswa yang menjalani rawat inap berangsur membaik. Namun mereka belum diperbolehkan pulang, karena masih membutuhkan observasi lanjutan.

"Total ada 14 anak yang dirawat, awalnya 12 anak, kemudian pagi kemarin tambah satu dan sore tambah satu. Kalau untuk kondisinya 70 persen sudah membaik," kata Edi, Senin (11/10/2021).

Sejumlah gejala klinis keracunan juga mulai berkurang. Saat ini hanya beberapa pasien yang masih mengeluh sakit perut dan diare.

"Yang masih ada keluhan itu nyeri perut dan diare, tapi itu pun frekuensinya sudah jarang," jelasnya.

Edi mengaku, kondisi para siswa jauh lebih baik dibandingkan dengan awal dibawa ke Puskesmas Banjarejo Sabtu (9/10). Saat itu rata-rata mengalami dehidrasi, sakit perut, diare dan lemas, bahkan beberapa harus dibopong ke IGD.

"Saat itu kami mengambil langkah rehidrasi dengan memberikan infus. Alhamdulillah dehidrasi mulai berkurang," imbuhnya.

Pihak Puskesmas memperkirakan, jika kondisi para siswa terus membaik, maka Selasa (12/10) sudah diizinkan pulang oleh dokter.

Sebelumnya diberitakan, puluhan siswa dan guru SMKN 1 Rejotangan Tulungagung mengalami keracunan setelah menyantap nasi kotak dalam kegiatan pentas karya. Sabtu (9/10) siang, 12 siswa dievakuasi ke IGD Puskesmas oleh pihak sekolah, guna mendapatkan penanganan medis. Pada Minggu (10/10), jumlah siswa yang menjalani rawat inap bertambah dua, sehingga menjadi 14 siswa.

Sumber : detik.com

 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel