Cerita Atlet Ungkapkan Kekecewaan ke Pemkot Madiun hingga Disebut Sombong

Susi Dewi Wulandari, atlet Kontingen Jatim di PON XX Papua asal Kota Madiun/Foto: Istimewa
Surabaya - Atlet PON, Susi Dewi Wulandari menjadi pemberitaan setelah mengungkapkan kekecewaan ke Pemkot Madiun. Kadisparpora Kota Madiun Agus Purwowidagdo menyebut, atlet tersebut sosok yang sombong.

Namun sang atlet menanggapi itu secara santuy. "Mereka menganggap saya sombong hak mereka, toh kenyataannya tidak begitu," ujar Wulan melalui aplikasi percakapan kepada detikcom, Senin (18/10/2021).

Wulan merasa dirinya tidak sombong. "Hehehe saya biasa aja Mas. Orang kenyataannya saya tidak sombong," imbuh Wulan.

Wulan merupakan salah satu atlet Kontingen Jatim di PON XX Papua. Dari ajang itu, ia membawa pulang dua medali perak cabor lari estafet.

Beberapa hari lalu, Wulan bercerita soal nasibnya sebagai atlet Kota Madiun. "Gimana ya, dulu waktu masih SMP 11 Kota Madiun, pihak Pemkot Madiun ingin memberikan uang. Tapi tidak sesuai kenyataan," ujar Wulan ketika video call dengan ibunya, Jumat (15/10/2021).

Ia menambahkan, uang yang dijanjikan Pemkot Madiun hanya turun selama tiga bulan. Padahal janjinya, uang yang dimaksud akan ia terima selama menjadi atlet Kota Madiun.

"Dulu cuma tiga bulan saja. Padahal janjinya selama jadi atlet Pemkot Madiun," kata Wulan.

Lalu Kadisparpora Kota Madiun Agus Purwowidagdo menjelaskan soal uang bulanan itu. Ia mengatakan, atlet Kota Madiun tidak mendapatkan uang bulanan. Namun yang berprestasi akan mendapat reward.

"Jadi gini, apa namanya. Pemerintah Kota Madiun kalau memberi penghargaan kepada atletnya tidak bulanan. Kalau dia (atlet) ikut kejuaraan dapat medali kita kasih reward," jelas Agus, saat dikonfirmasi detikcom, Sabtu (16/10/2021).

Pernyataan Wulan membuat Agus geram. Kadisparpora menyebut atlet berusia 20 tahun tersebut terlalu sombong.

"Pemkot sudah perhatian. Jangan terlalu sombonglah, wong (orang) kemarin Porprov juga gak dapat medali. Pesan saya jangan terlalu sombonglah," papar Agus.

Sumber : detik.com

 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel