Pengusaha Lebah Madu di Probolinggo Kerampokan Tiga Kali Dalam 3 Bulan

Rumah pengusaha ternak lebah dan madu yang kerampokan 3 kali berturut-turut (Foto: M Rofiq)

Probolinggo - Rumah pengusaha ternak lebah dan jual beli madu di Probolinggo disatroni perampok. Rumah ini telah tiga kali berturut-turut disatroni perampok dalam kurun waktu tiga bulan terakhir.

Rumah yang disatroni perampok ini milik pasutri Budi (43) dan Sumarlis (43). Aksi para perampok selalu terekam CCTV.

"Sudah 3 kali dirampok," ujar salah satu anak korban, Teguh, kepada detikcom, Senin (18/10/2021).

Pertama, perampok menyatroni rumah pada 16 Juni 2021. Kawanan perampok berhasil membawa lari motor matik. Kedua pelaku beraksi pada 6 September 2021. Kembali kawanan perampok ini berhasil membawa kabur motor matik yang terparkir di halaman rumah. Dalam aksi kedua ini, pelaku sempat membawa dan merusak kamera CCTV.

Aksi ketiga kalinya dilakukan kawanan rampok pada 12 Oktober 2021. Diduga pelaku yang sama diperkirakan lebih dari 2 orang kembali datang dengan masuk lewat belakang rumah dan merusak jendela lantai 2. Pelaku masuk dan mengobok-obok kamar dan berhasil membawa kabur uang tunai sekitar Rp 10 juta dan kembali membawa kabur motor matik.

Pasca-perampokan ketiga kalinya ini, korban dan keluarganya mengalami trauma dan selalu ketakutan jika malam hari tiba. Korban berharap polisi segera menangkap kawanan pelaku kawanan pencuri ini.

"Pertama motor diambil di sebelah rumah, dan yang kedua dan ketiganya masuk rumah membawa dua motor matik dan uang tunai Rp 10 juta. Pelaku yang terekam CCTV hanya 1 orang. Kami berharap pelaku segera ditangkap, sampai setiap malam kami tidak bisa tidur" kata Teguh.

Kanit reskrim Polsek Lumbang Bripka Dadang mengatakan polisi masih melakukan penyelidikan dan sudah mengantongi ciri-ciri pelaku. Dadang memohon dukungan doa untuk segera menangkap kawanan perampok yang beraksi 3 kali di rumah korban agar segera tertangkap.

"Kami sudah mengantongi ciri-ciri pelaku dan masih melengkapi bukti - bukti. Dan mohon doa agar pelaku segera bisa tertangkap," kata Dadang.

Sumber : detik.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel