Seorang Pak Ogah Terkapar Setelah Ditusuk Pengendara Motor di Jombang

Polisi melakukan olah TKP di lokasi kejadin (Foto: Dok. Polres Jombang)
Jombang - Seorang sukarelawan pengatur lalu-lintas (supeltas) terkapar setelah ditusuk pengendara sepeda motor di Jombang. Korban harus dilarikan ke rumah sakit karena menderita luka tusuk di perut sisi kiri.

Seperti biasa, Bagus Santoso (19) mengatur lalu-lintas di Jalan KH Wahab Chasbulloh, tepatnya di simpang tiga sebelah utara SPBU Desa Tambakrejo, Kecamatan/Kabupaten Jombang.

Sekitar pukul 12.15 WIB, pak ogah asal Desa Karangdagangan, Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Jombang ini bertikai dengan seorang pengendara sepeda motor Honda Vario warna merah.

"Saya lihat pertama itu mereka (korban dan pelaku) berantem, sempat dilerai temannya. Kemudian pelaku membuka jok vario merah mengambil pisau. Korban ditusuk dua kali, pertama tak kena, yang kedua kena perutnya," kata saksi mata Sulih Probowati (28) kepada wartawan di lokasi, Minggu (3/10/2021).

Seketika Bagus tumbang akibat luka tusuk pada perut sebelah kiri. Ia dievakuasi warga ke RSI Jombang untuk mendapatkan pertolongan medis.

Sedangkan pelaku yang belum diketahui identitasnya kabur ke utara atau ke arah Kecamatan Tembelang, Jombang.

Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Teguh Setiawan menjelaskan hasil penyelidikan sementara, korban menghentikan pelaku saat mengatur arus lalu-lintas di simpang 3 utara SPBU Tambakrejo.

Pengendara Honda Vario warna merah itu tiba-tiba menarik bendera yang digunakan korban mengatur lalu-lintas, lalu menusuk korban.

"Ini masih kami dalami, apa karena refleks dihentikan, sakit hati, lalu menarik bendera kemudian menusuk korban, ataukah ada latar belakang lain," jelasnya.

Saat ini, polisi masih menyelidiki identitas pelaku. Petugas menemukan sebuah sarung pisau milik pelaku di lokasi penusukan saat melakukan olah TKP.

Sumber : detik.com

 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel