Belasan Sepeda Motor Masih Terjebak Longsor di Ranu Gumbolo Tulungagung

Alat berat dikerahkan membersihkan material longsor (Foto: Adhar Muttaqien)
Tulungagung - Belasan sepeda motor milik warga dan pemancing di jalur Wisata Ranu Gumbolo, kawasan Waduk Wonorejo, Kecamatan Pagerwojo, Tulungagung masih terjebak di antara lokasi longsor. Saat ini satu unit alat berat diterjunkan ke lokasi untuk membersihkan material longsor.

Camat Pagerwojo Hedik Iswanto mengatakan jumlah kendaraan sepeda motor yang terjebak mencapai 15 unit serta satu unit mobil. Namun seluruh pengendaranya berhasil dievakuasi dengan selamat pada Kamis (18/11/2021) malam.

"Totalnya ada 15 sepeda motor, tapi ini ada beberapa yang berhasil dievakuasi, yang lain masih belum," kata Hedik.

Menurut Hedik, lokasi terjebaknya kendaraan para pemancing, wisatawan dan masyarakat sekitar berada di antara titik tanah longsor berskala besar. Untuk membuka akses jalan lingkar tersebut, Perum Jasa Tirta mendatangkan satu unit alat berat ke lokasi kejadian.

"Pembersihan ini harus pakai alat berat, karena ada tiga titik yang volumenya cukup besar," jelasnya.

Pihaknya berharap ada bantuan alat berat tambahan untuk mempercepat proses pembersihan material longsor di jalur wisata tersebut.

Sebelumnya Kamis sore, 30 orang terjebak di antara tanah longsor di jalur wisata Ranu Gumbolo. Proses evakuasi dilakukan oleh BPBD, Jasa Tirta dan masyarakat setempat.

"Tari malam itu ada 30 orang yang terjebak. Kemudian ada dua kloter yang dievakuasi melalui jalur air di waduk dengan menggunakan perahu miliknya PJT. Sedangkan uang yang lain di evakuasi dari jalur darat," imbuhnya.

Lebih lanjut Camat Pagerwojo menerangkan, sejak Kamis kemarin wilayah Kecamatan Pagerwojo diterjang bencana tanah longsor di beberapa desa, di antaranya Desa Samar, Mulyosari, Wonorejo, Segawe. Kondisi tanah longsor bervariasi mulai dari ringan hingga berat.

"Yang berat itu di Samar ada dua titik, kemudian Mulyosari lima titik, Wonorejo dua titik, Segawe tiga titik, kemudian di jalur lingkar waduk ini ada tiga," jelasnya.

Timbunan tanah longsor tersebut mengakibatkan sejumlah rumah warga rusak parah, bahkan ada sebagian yang ambruk ambruk.

Terkait rentetan bencana alam tersebut saat ini masyarakat dibantu oleh aparat gabungan gotong royong membersihkan material longsor yang menimpa rumah warga. "Kami juga menyalurkan bantuan dari Pak Bupati kepada warga terdampak," imbuh Hedik.

Sumber : detik.com

 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel