Kesaksian Warga Saat Mobil Rombongan Santri Ditabrak Truk Tewaskan 4 Orang

Kondisi mobil Elf usai kecelakaan (Foto: Dok Polres Kediri)
Kediri - Kecelakaan yang menimpa salah satu mobil rombongan santri menewaskan 4 orang. Isuzu Elf yang membawa 9 penumpang ditabrak truk di Gampengrejo, Kediri.

Salah seorang saksi mata, Andik, tidak melihat langsung kejadian tersebut. Namun dia mendengar suara keras saat kecelakaan itu terjadi. Suara keras itu dibarengi dengan suara teriakan minta tolong.

Saat dia keluar rumah, Andik melihat penumpang bergeletakan di tengah jalan. Penumpang lain juga bergeletakan di dalam mobil. Darah tampak berceceran di jalan aspal.

Saat itu suasana masih cukup gelap karena jam masih menunjukkan waktu sekitar 04.30 WIB. Sedetik kemudian warga lain mulai keluar rumah dan memadati lokasi.

"Saya tidak tahu awalnya bagaimana, yang jelas saat itu saya baru saja mandi pagi dan membuka pintu rumah, saat ada suara benturan keras dan teriakan minta tolong di lokasi kejadian, nampak ada seorang penumpang yang tergeletak di tengah jalan," jelas Andik kepada detikcom, Sabtu (27/11/2021).

Andik mengaku terkejut sekaligus takut karena melihat kondisi kendaraan yang hancur pada bagian kanan.dan juga korban yang bergelimpangan saat kejadian.

"Saya sempat kaget dan bingung mau bagaimana. Karena kondisi mobil Elf rusak parah, penumpang yang menjadi korban dan selamat pun cukup mengenaskan. Tapi akhirnya bersama sejumlah warga kami memberikan bantuan sebisanya kepada korban selamat," jelas Andik.

Kapolres Kediri AKBP Agung Setyo Nugroho mengatakan berdasarkan kesaksian korban, kecelakaan terjadi akibat truk yang menabrak Elf. Usai menabrak, truk tersebut kabur.

Sesaat setelah kejadian anggota Satlantas Polres Kediri langsung merapat dan melakukan evakuasi korban luka berat, ringan, dan korban meninggal dunia.

"Sesaat setelah terjadinya Laka Lantas, kami menerima laporan dan anggota langsung merapat untuk melakukan penyelidikan, olah TKP sekaligus evakuasi korban hingga pengaturan arus lalu lintas agar dapat lancar dan tidak terjadi kepadatan, karena itu merupakan jalur utama Kediri-Surabaya," Agung.

Sumber : detik.com

 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel