Banjir Kiriman Lereng Bromo Rendam 2 Desa di Probolinggo

Probolinggo -Banjir kiriman dari lereng Gunung Bromo merendam permukiman di dua desa di Probolinggo. Air menggenangi jalan hingga masuk ke rumah setinggi 30-50 cm.

Dua desa yang terendam adalah Desa Kedung Dalem dan Desa Dringu di Kecamatan Dringu, Proboinggo. Banjir dari lereng Bromo meluapkan air di Sungai Kedung Galeng. Air mulai naik sekitar pukul 18.15 WIB.

Begitu air naik, warga segera menyelamatkan harta benda dan dokumen penting lainnya ke tempat yang lebih aman. Setiap tahunnya dua desa ini selalu langganan banjir. Meski begitu warga tetap waspada karena tahun lalu dua desa ini diterjang banjir dan membuat belasan rumah warga rusak dan harta benda terendam banjir kiriman itu.

"Khawatir banjir terus tinggi, dan sudah kita evakuasi barang berharga ke rumah saudara," ujar Hamid, salah satu warga saat dikonfirmasi detikcom di lokasi, Rabu (1/12/2021).

Reno Handoyo, warga Kecamatan Dringu, yang juga anggota DPRD Probolinggo mengatakan warga panik karena bronjong atau pengaman banjir yang dibangun Pemprov Jatim sudah jebol tergerus derasnya banjir.

"Warga panik karena air terus meninggi di aliran Sungai Kedung Galeng, dan bronjong atau penahan luapan banjir jebol, sudah kita koordinasikan dan laporkan ke pihak BPBD untuk memasang terpal untuk menahan luapan banjir," kata Reno.

Petugas TNI/ Polri, Tagana, dan BPBD standby di lokasi untuk memantau perkembangan banjir dan siap melakukan evakuasi warga yang tinggal di lokasi yang berbahaya.


Sumber : detik.com
 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel