13 Pasangan Mesum di Mojokerto Terjaring Razia Valentine

 

Kota Mojokerto - Satpol PP Kota Mojokerto menggelar razia saat malam valentine. Hasilnya, 13 pasangan mesum terjaring. Salah seorang perempuan yang terjaring razia menangis histeris karena menolak diamankan petugas.

Perempuan muda itu terjaring razia saat asyik berduaan dengan kekasihnya di sebuah hotel di Lingkungan Kuwung, Kelurahan Meri, Kranggan pada Senin (14/2) malam. Perempuan berinisial EK, warga Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto itu menangis histeris saat diamankan petugas.

Sejumlah anggota Satpol PP pun berusaha menenangkan EK sampai dia bersedia keluar dari kamar hotel dan naik ke truk petugas. Bersama pasangannya berinisial AS, warga Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, EK terus menutupi wajahnya dengan masker dan helm untuk menghindari sorot kamera wartawan.

Kepala Satpol PP Kota Mojokerto, Heryana Dodik Murtono mengatakan, razia pada malam valentine menyasar 5 hotel. "Kami dapati 13 pasang, mereka bukan pasangan suami istri," kata Dodik kepada wartawan, Selasa (15/2/2022).

Belasan pasangan mesum tersebut diangkut truk untuk dibawa ke kantor Satpol PP Kota Mojokerto. Menurut Dodik, mereka melanggar Perda nomor 3 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Ketenteraman dan Ketertiban Umum.

"Mereka kami beri pembinaan, data mereka juga kami masukkan ke Aplikasi Sigap. Sehingga apabila melakukan pelanggaran lagi, ada sanksi lebih berat," jelas Dodik.

Saat merazia hotel melati di Jalan Empunala, petugas satpol PP juga memergoki seorang pria yang sekamar dengan waria. Namun, petugas membebaskan pasangan tersebut karena identitas mereka sama-sama laki-laki.

"Di Jalan Empunala ada satu kamar di dalam hotelnya berisi dua laki-laki, yang satunya mirip perempuan. Setelah kami cocokkan identitasnya, ternyata sama-sama pria. Oleh sebab itu kami bebaskan," tandas Dodik


Sumber : detik.com

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel