Bak Film Aksi, Polisi Terseret Mobil Saat Sergap Pengedar Sabu di Mojokerto

Mojokerto - Penangkapan dua pengedar sabu kelas teri di Mojokerto berlangsung dramatis seperti di film aksi. Seorang polisi terseret mobil tersangka yang berusaha kabur.

Dalam video yang diterima detikJatim, terlihat mobil Nissan Grand Livina hitam nopol B 1410 FMY milik tersangka berhenti di tepi jalan. Sejurus kemudian, tim dari Unit 2 Satreskoba Polres Mojokerto datang mengendarai mobil Toyota Avanza putih dari arah berlawanan.

Mobil polisi itu mengadang mobil tersangka. Ada juga seorang polisi berpakaian preman mengendarai sepeda motor berhenti di samping kanan mobil tersangka. Sadar akan disergap polisi, tersangka memajukan mobilnya.

Dengan sigap satu tim Unit 2 Satreskoba Polres Mojokerto melakukan penyergapan dengan berusaha membuka mobil tersangka. Namun, tersangka berusaha kabur dengan cukup kencang memundurkan mobilnya. Saat itulah, Bripda Rizky Febrian terseret mobil tersangka. Anggota Unit 2 Satreskoba Polres Mojokerto itu berpegangan pada kap mobil warna hitam tersebut.

Bripda Rizky akhirnya melepaskan pegangannya sekitar 10 meter kemudian. Beruntung ia tidak terjatuh di jalan aspal. Salah seorang rekannya sempat meletuskan satu kali tembakan peringatan ke udara. Namun, tersangka tetap memacu mundur kendaraannya.

"Kami berupaya membuka pintu mobil itu, tapi tersangka melakukan perlawanan dan kabur. Saya pegangan di kap mobil, ternyata mobil tersangka malah mundur," kata Bripda Rizky kepada wartawan di kantor Satreskoba Polres Mojokerto, Rabu (16/2/2022).

Penyergapan pengedar sabu tersebut dilakukan tim dari Unit 2 Satreskoba Polres Mojokerto di Jalan Raya Desa Centong, Kecamatan Gondang pada Sabtu (12/2) sekitar pukul 13.15 WIB. Sementara dua tersangka di dalam mobil hitam adalah Dani Setyawan (21) dan Condro Hadi Purnomo (21), keduanya warga Desa Sampangagung, Kutorejo, Mojokerto.

Tak mau buruannya kabur, polisi terus mengejar mobil tersangka yang berjalan mundur. Mobil tersangka akhirnya menabrak sebuah pohon di tepi jalan sekitar 50 meter dari titik awal penyergapan. Kedua pengedar sabu kelas teri itu baru menyerah setelah mobil mereka menabrak mobil polisi dari arah berlawanan.

"Dari kedua tersangka kami sita dua paket sabu masing-masing beratnya 0,32 gram. Keduanya pengedar kecil," terang Kasat Reskoba Polres Mojokerto AKP Bangkit Dananjaya.

Oleh sebab itu, polisi memburu J (21), warga Desa Sampangagung, Kutorejo yang memasok narkotika golongan I itu ke tersangka Dani dan Condro. Menurut Bangkit, J diringkus di rumahnya sekitar 5 jam setelah penyergapan di Jalan Raya Desa Centong.

"Dari J tidak kami temukan barang bukti narkoba, tapi dia mengakui dua paket sabu dari dirinya. Kami kembangkan lagi asal barang yang diterima J," tandasnya.


Sumber : detik.com
 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel