Beredar Video Pemotor Terobos Rombongan Pengantar Jenazah di Kota Batu

Kota Batu - Adab pengendara motor di Batu ini sungguh tak patut ditiru. Bagaimana tidak, dalam sebuah rekaman kamera CCTV aksinya dinilai tak sopan karena menggeber dan menerobos rombongan pengantar jenazah.

Video berdurasi 20 detik itu kemudian viral. Dari penelusuran detikJatim, peristiwa itu terjadi pada 28 Januari 2022 sekitar pukul 16.42 WIB. Sedangkan lokasinya berada di Dusun Banaran, Desa Bumiaji, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.

Dalam video itu, tampak rombongan pengantar jenazah tengah bersiap dan berdoa mengantarkan jenazah ke tempat pemakaman.

Bukannya turun serta menuntun motornya, pengendara itu malah memacu motornya dan melewati begitu saja jenazah dan para pengantarnya.

Aksinya itu kemudian mendapat teriakan dan komplain dari pengantar jenazah. Tak diketahui jelas siapa pengendara itu. Namun ia dipastikan bukan warga setempat.

Kepala Desa Bumiaji, Edi Suyanto membenarkan video viral itu terjadi di wilayahnya. Ia mengaku tengah mencari siapa pengendara motor yang tak punya sopan santun itu.

"Sangat tidak sopan. Kita juga sedang mencari siapa pengendara motor tersebut. Intinya bukan warga sini, soalnya tidak ada yang kenal sama sekali," ujar Edi, Selasa (1/2/2022).

Edi menjelaskan saat itu ada salah satu warga setempat yang meninggal dunia. Kemudian para warga akan bersiap memberangkatkan ke pemakaman umum setempat.

Ketika hendak salat jenazah, lanjut Edi, tiba-tiba ada dua kendaraan mau melintas. Menurut Edi, satu kendaraan berhenti sementara untuk memberi penghormatan. Namun tiba pengendara kedua malah tancap gas.

Padahal saat itu kondisi jalan sedang ramai. Aksinya itu langsung membuat pengantar jenazah geram. Karena selain dianggap tak sopan, juga bisa mencelakai orang.

"Padahal jalannya waktu itu cukup ramai. Selain tidak memiliki sopan santun saya khawatir bila sampai menabrak seseorang hingga terluka," sesalnya.

Edi berharap kejadian serupa tidak terulang kembali. Dirinya meminta agar para orang tua bisa mendidik anak-anaknya supaya memiliki akhlak yang baik.

"Meski begitu kalau saja pengendara itu diketahui identitasnya, saya pribadi tidak mau menghukumnya. Mungkin cuma saya nasihati, kan dia juga masih kecil. Biar gak diulangi," pungkasnya.

Sumber :  detik.com
 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel