Biker Korban Tabrak Lari di Mojokerto Guru SMP dan Pegawai Unipdu Jombang

Mojokerto - M Mundhir (56) tewas karena menjadi korban tabrak lari di jalan nasional Desa/Kecamatan Trowulan, Mojokerto. Korban adalah guru SMPN 3 Peterongan sekaligus pegawai Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum (Unipdu), Peterongan, Jombang.

Wakil Rektor Unipdu, KH M Zulfikar As'ad atau Gus Ufik mengatakan, Mundhir menjadi staf administrasi di Fakultas Bisnis dan Bahasa Unipdu sejak 1995. Selain itu, pria asal Desa Klinterejo, Sooko, Mojokerto tersebut juga mengajar di SMPN 3 Peterongan yang terletak di lingkungan Ponpes Darul Ulum.

"Keluarga besar Unipdu sangat kehilangan dengan duka ini. Kami prihatin sekali," kata Gus Ufik kepada wartawan, Sabtu (19/2/2022).

Gus Ufik menjelaskan Mundhir terlibat kecelakaan saat perjalanan dari rumah menuju tempat kerjanya di Unipdu, Jombang. Menurut Gus Ufik, biasanya korban berangkat kerja bersama istrinya.

"Biasanya (korban) sama istrinya bawa mobil. Kebetulan tadi pagi pamitnya ada rapat pagi di fakultas sehingga berangkat sendiri lebih awal," terangnya.

Jenazah Mundhir, tambah Gus Ufik, telah diserahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan di Desa Klinterejo. Ia berharap pelaku tabrak lari segera menyerahkan diri ke pihak kepolisian dan mempunyai iktikad baik kepada keluarga korban.

"Kami berharap pelaku tabrak lari segera diketahui dan menyerahkan diri ke pihak kepolisian. Kami berharap ada pertanggungjawaban dari pelaku kepada keluarga korban," tandasnya.

Mundhir ditemukan tewas di sebelah barat pintu keluar Jembatan Timbang UPT LLAJ Trowulan sekitar pukul 06.45 WIB. Ia menderita luka parah di kepala dan badan.

Menurut keterangan polisi, Mundhir seorang diri melaju dari arah Surabaya ke Jombang mengendarai sepeda motor Honda Supra X 125 nopol S 4030 NAR. Sampai di lokasi kecelakaan, sepeda motor korban selip saat berusaha menyalip truk dari sisi kiri.

Sehingga korban terjatuh dari sepeda motornya ke kolong truk tersebut. Nahas, kepala dan tubuhnya terlindas roda truk. Sayangnya, truk yang belum diketahui identitasnya itu langsung kabur.

"Truk belum kami ketahui identitasnya, kami lakukan penyidikan lebih lanjut," terang Kasat Lantas Polres Mojokerto AKP Arpan.


Sumber : detik.com
 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel