Gegara Pelakor, Suami di Banyuwangi Hajar Istri Hingga Patah Tulang

Banyuwangi - Seorang suami tega menganiaya istrinya hingga patah tulang. Penganiayaan itu terjadi diduga lantaran orang ketiga atau perebut suami orang (pelakor), yang datang ke rumah mereka. Bukannya minta maaf, sang suami malah menghajar sang istri hingga mengalami luka di tulang selangka-nya.

DP (28) perempuan ini harus mendapatkan perawatan intensif karena luka di tulang selangka akibat dianiaya AM (29), suaminya. Keduanya merupakan warga Kecamatan Purwoharjo.

"Sang istri melaporkan adanya penganiayaan dalam rumah tangga (KDRT). Dipicu orang ketiga," ujar Kapolsek Purwoharjo AKP Endro Abrianto kepada wartawan, Kamis (3/2/2022).

Kasus ini bermula pada 12 Januari 2022 lalu. Saat itu, pasutri ini kedatangan tamu yang mengaku selingkuhan sang suami. Selingkuhan suaminya itu didampingi oleh seorang lelaki yang diduga suaminya. Kedatangan mereka bermaksud untuk menyelesaikan kasus percintaan terlarang antara keduanya.

"Jadi istilahnya pelakor bersama suaminya itu ngeluruk ke rumah pasutri ini. Singkat cerita usai pertemuan itu, akhirnya terjadi pertengkaran antara AM dan DP," tambahnya.

Pertengkaran terjadi hingga dini hari. Kala itu, DP sengaja tak ingin tidur bersama suaminya. DP memilih tidur di lantai. AM kemudian mengikuti sang istri tidur di lantai. Bukannya senang, aksi itu membuat DP marah dan membenturkan kepala sang suami ke lantai.

"Karena disakiti, AM kemudian menghajar istrinya hingga tulang selangkanya patah. Korban kemudian dianiaya dengan cara ditindih dan dipukul," tambahnya.

Saat itu korban dirawat di tempat sangkal putung di Desa Wringinpitu di Kecamatan Tegaldlimo. Perawatan yang lama membuat korban tak bisa segera melapor ke polisi. Hingga akhirnya 31 Januari 2022 DP melaporkan kasus ini ke polisi.

Kasus KDRT tersebut saat ini ditangani oleh Polsek Purwoharjo. Polisi telah mengambil visum terhadap korban. Polisi juga telah menahan AM, atas kasus KDRT tersebut.

"Hasil visum dokter Puskesmas menyatakan patah tulang, selanjutnya terlapor kita amankan guna proses hukum lebih lanjut," pungkasnya.


Sumber :  detik.com
 

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel